Pemkot Semarang
Topik Pemkot Semarang
Kekosongan jabatan eselon II di Pemkot Semarang bertambah usai wafatnya Kepala Distaru, Mohamad Irwansyah. Hingga kini, ada 11 posisi strategis yang belum teris
Pemkot Semarang minta ASN kenakan batik dan gunakan transportasi umum 1–4 September 2025 untuk ciptakan suasana kondusif saat aksi unjuk rasa.
Pemkot Semarang mewajibkan ASN dan PPPK di wilayahnya menjadi anggota koperasi merah putih.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kejari untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih.
Hasil survei Litbang Kompas Agustus 2025 menunjukkan 77,4 persen warga Kota Semarang, puas dengan kepemimpinan Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng merotasi 126 pejabat eselon III dan IV usai enam bulan menjabat. Rotasi dilakukan bertahap untuk mengisi jabatan kosong.
Pemkot Semarang resmi mengusulkan 2.416 pegawai non-ASN menjadi PPPK paruh waktu.
Pemerintah Kota Semarang menjamin bantuan operasional Rp25 juta per RT per tahun berjalan transparan dan tepat sasaran. Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti
Festival Layang-layang Internasional di Semarang diundur dari 23–24 Agustus 2025 menjai Oktober mendatang.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengukuhkan 27 anggota Paskibraka 2025 dan mengajak mereka mencintai produk lokal sebagai wujud nasionalisme.