Pemkot Semarang
Topik Pemkot Semarang
Pemkot Semarang menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,3 persen menjadi 2,9 persen pada tahun 2030 mendatang.
Dua rumah tidak layak huni (RTLH) di Semarang Timur mendapat bantuan renovasi dari Pemkot Semarang melalui dana hibah pramuka.
Dinkes Kota Semarang meluncurkan Lincah, yakni sistem digital berbasis web untuk memantau penyebaran 14 penyakit seperti DBD, TBC, hingga diabetes.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng membuka Festival Anak Sholeh FASABA 2025, ajak anak-anak tanamkan nilai kejujuran, sopan santun, dan semangat berbuat baik.
Pemkot Semarang bersiap menghadapi penurunan dana transfer ke daerah (TKD) Rp442 miliar pada 2026, dengan sejumlah efisiensi anggaran.
Kwartir Cabang Pramuka merenovasi dua rumah tidak layak huni di wilayah Semarang Tengah. Bantuan senilai masing-masing Rp25 juta tersebut diberikan kepada rumah
Pemkot Semarang menegaskan kesiapan TPA Jatibarang menjadi pilot project nasional pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik (PSEL).
Sensus Ekonomi 2025 akan dijadikan dasar kebijakan pembangunan di Kota Semarang, untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menanam 18.040 cemara laut di pesisir Semarang, sebagai dukungan terhadap program mageri segoro.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan komitmennya menjadi pemimpin bagi seluruh warga, tanpa membeda agama, suku, atau golongan.