Memakan Keju Basi, Berbahaya!

Memakan Keju Basi, Berbahaya!
Memakan Keju Basi, Berbahaya!

Memakan Keju Basi, Berbahaya!

DISWAY JATENG – Keju merupakan makanan yang populer dan lezat yang berguna dalam berbagai hidangan di seluruh dunia. Namun, kita perlu mengingat bahwa keju juga dapat menjadi bahaya bagi kesehatan jika sudah basi. Memakan keju basi dapat memiliki efek negatif pada tubuh dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

 

Ketika keju menjadi basi, perubahan mikrobiologis terjadi di dalamnya. Proses ini menyebabkan pertumbuhan bakteri yang merugikan seperti Salmonella, E. coli, dan Listeria. Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi makanan yang serius dan bahkan bisa mengancam jiwa, terutama pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti anak-anak, orang tua, dan wanita hamil.

 

Salmonella adalah salah satu bakteri yang sering terdapat pada keju basi. Infeksi Salmonella dapat menyebabkan gejala seperti diare, mual, muntah, demam, dan nyeri perut. Jika tidak terobati dengan baik, infeksi ini dapat menyebabkan dehidrasi parah dan komplikasi lainnya yang mengancam nyawa.

Banyak Virus di Keju Basi!

E. coli adalah bakteri lain yang terdapat juga pada keju basi. Beberapa strain E. coli menghasilkan racun yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Gejala umum dari keracunan makanan E. coli termasuk diare berdarah, muntah, demam, dan nyeri perut. Dalam kasus yang parah, keracunan makanan E. coli dapat menyebabkan gagal ginjal dan bahkan kematian.

 

Listeria adalah bakteri yang sangat berbahaya yang juga berada pada keju basi. Infeksi Listeria dapat menyebabkan listeriosis, sebuah penyakit serius yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Gejala listeriosis termasuk demam, mual, muntah, diare, dan gejala yang mirip flu. Pada individu dengan sistem kekebalan yang lemah, seperti wanita hamil, listeriosis dapat menyebabkan komplikasi serius termasuk keguguran, kelahiran prematur, atau infeksi pada bayi yang baru lahir.

 

BACA JUGA: Susu, Sumber Nutrisi Penting untuk Pertumbuhan dan Kesehatan Anak

 

Selain risiko infeksi bakteri, keju basi juga dapat mengandung aflatoksin, yang merupakan racun yang yang ada di jamur. Aflatoksin biasa terkait dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk kerusakan hati, gangguan fungsi ginjal, dan peningkatan risiko kanker hati.

 

Untuk melindungi diri dari bahaya memakan keju basi, penting untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan keju dan membuangnya jika sudah melewati tanggal tersebut. Selain itu, perhatikan tanda-tanda keju yang basi, seperti perubahan warna, bau yang tidak biasa, atau pertumbuhan jamur yang berlebihan.

 

Dalam kesimpulannya, memakan keju basi dapat menimbulkan bahaya serius bagi kesehatan. Keju yang basi mengandung bakteri berbahaya seperti Salmonella, E. coli, dan Listeria, yang dapat menyebabkan infeksi makanan yang serius. Selain itu, keju basi juga dapat mengandung aflatoksin yang dapat merusak hati dan meningkatkan risiko kanker hati. Untuk menjaga kesehatan, penting untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa keju dan membuangnya jika sudah basi. (*)