Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Kisah Pilu Satu Keluarga di Batang: Dua Anak Tewas, Ibu Belum Ditemukan

Proses pencarian jenazah kakak beradik yang tenggelam di Pantai Sigandu Batang

BATANG — Duka mendalam menyelimuti keluarga M. Aziz Tholib, warga Kabupaten Batang, setelah dua anak perempuannya ditemukan meninggal dunia secara tragis di perairan Pantai Sigandu, Rabu 30 Juli 2025.


Sementara sang ibu, Pipit, yang diduga turut serta dalam tragedi tersebut, hingga kini belum ditemukan.


Kedua anak tersebut adala HZ (6 ) dan HH (3 tahun). Mereka terakhir terlihat bersama sang ibu meninggalkan rumah pada waktu subuh tanpa membawa ponsel.


Sebelumnya, Pipit sempat mengucapkan kalimat yang membuat sang suami curiga. "Besok kerja nggak Pak? Aku kok ra penak karo sampean,"ujar Pipit kepada suaminya.


Namun sang suami tak mengira hal itu pertanda perpisahan. Saat ia menunaikan salat subuh, sang istri pergi menggunakan sepeda motor membawa dua anaknya.


Mayat Hana, balita tiga tahun, ditemukan pertama kali sekitar pukul 05.30 pagi oleh pengunjung pantai dekat Kafe Mamamia.


Jenazah dalam posisi tengkurap di dekat batang kayu cemara dan langsung dievakuasi oleh petugas. Beberapa jam kemudian, jasad sang kakak, Hafidhoh, juga ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Pihak RSUD Kalisari Batang membenarkan bahwa kedua korban merupakan kakak beradik.


"Diperkirakan keduanya tenggelam. Kakak beradik itu datang bersama ibunya ke pantai. Ibunya juga masih dicari, diduga mengalami gangguan psikologis dan hilang setelah kejadian," ujar dokter jaga RSUD Batang, dr Gleni Wening.


Motor milik keluarga itu ditemukan dalam kondisi menyala dan ditinggalkan di tepi jalan dekat pantai, memperkuat dugaan bahwa insiden ini adalah aksi bunuh diri massal.


Kapolsubsektor Kandeman, IPDA Sri Widadi, membenarkan penemuan dua jenazah anak perempuan dan menyebut bahwa hingga saat ini belum ada laporan kehilangan sebelum keluarga korban datang ke rumah sakit.


"Saat ini proses identifikasi masih berlangsung. Kami juga terus mencari keberadaan sang ibu yang hingga kini belum ditemukan. Sementara dua anak korban telah kami bawa ke RSUD Kalisari Batang untuk visum dan pemulasaraan,"jelas IPDA Sri Widadi.


Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di sekitar perairan Pantai Sigandu untuk menemukan keberadaan Pipit, sang ibu.


Sementara itu, suasana haru menyelimuti ruang jenazah rumah sakit saat keluarga korban tiba untuk mengenali dan mengurus pemakaman kedua anak malang tersebut.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube