Tutup Pendaftaran Polri Tahun 2023

pendaftaran polri tahun 2023
TANDA TANGAN - Kapolres menandatangani dokumen pakta integritas disaksikn orang tua atau wali dan peserta pendaftaran Polri. Foto : M Ridwa/Radar Pemalang

PEMALANG (DiswayJateng) – Tutup pendaftaran Polri tahun 2023. Sebanyak 153 peserta yang telah selesai melakukan verifikasi di Polres Pemalang. Mengikuti proses penandatangan pakta integritas. Pengambilan sumpah dilanjutkan pemeriksaan administrasi (rikmin) awal. Sebelum melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, kapolres Pemalang, LSM Komite Masyarakat Pemalang Anti Korupsi (Kompak). Perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pemalang, di Aula Tribrata, Selasa (18/4/2023)

 

Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud komitmen untuk tidak melakukan KKN. Selama berlangsungnya seleksi pendaftaran Polri tahun 2023 secara terpadu untuk Tamtama, Bintara dan Akpol tahun 2023.

 

“Kami mengharapkan pelaksanaan tes bisa berjalan dengan maksimal dan jujur. Tidak memberi maupun menerima imbalan dalam bentuk apapun, karena penerimaan Polri gratis dan tidak ada  biaya apapun,” tegasnya.

 

Pada kesempatan yang sama, kapolres Pemalang juga berpesan kepada panitia seleksi mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis (Betah).

 

“Jangan mencoreng nama baik institusi Polri. Jika ada temuan pelanggaran dalam pelaksanaan tes. Maka akan mendapat Tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” kata kapolres.

 

Dengan penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah. Para peserta, orang tua wali dan panitia seleksi memiliki komitmen yang sama untuk tidak melakukan KKN. Sehingga pendaftaran Polri tahun 2023 bisa bersih sesuai harapan bersama. Sehingga lahir lulusan yang kelah bisa mengabdi kepada bangsa dan negara yang betul-betul memiliki kualifikasi. Ini menjadi sebuah harapan bersama agar Polri selalu mengedapankan transparansi.

 

“Saya harapkan, apa yang telah kita ucapkan dan tanda tangani. Sekaligus  sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat, negara dan Tuhan yang Maha Esa,” terangnya.(*)