Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Polisi Didesak Segera Simpulkan Penyebab Kematian Arya Daru, Dibunuh atau Bunuh Diri?

TKP - Kamar kos yang menjadi TKP penemuan mayat Arya Daru Pangayunan dipasangi garis polisi. (dok./radar tegal group)

JakartaPenyebab kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (39) belum terungkap. Padahal bukti-bukti kematiannya sudah sangat lengkap dikantongi polisi.


Sebelumnya Arya Daru Pangayunan diplomat Kemlu ditemukan meninggal tak biasa. Wajahnya dililit lakban kuning, saat kali pertama ditemukan sudah terbujur kaku.


Namun hingga saat ini, penyebab kematian Arya Daru Pangayunan masih misterius.Padahal bukti-bukti rekaman CCTV, keterangan saksi, dan bukti digital pihak keluarga serta pemilik kos sudah dikumpulkan polisi.



Polisi pun didesak untuk segera mengungkap misteri Kematian sang diplomat muda tersebut. Sehingga dalam waktu tak lama lagi, Ditreskrimum Polda Metro Jaya bisa menyimpulkan penyebab kematian Arya Daru Pangayunan


Arya Daru Pangayunan dibunuh atau bunuh diri?


Komisioner Kompolnas Choirul Anam sudah meninjau TKP atau indekos korban di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 22 Juli 2025.


Dia menegaskan bahwa polisi telah mendapatkan rekaman CCTV beberapa hari sebelum Arya Daru meninggal.



Begitu juga CCTV saat hari H kejadian atau, Selasa 8 Juli 2025 lalu di sekitar indekos korban.


“CCTV itu ditarik beberapa hari oleh Polda Metro Jaya sehingga kita bisa tahu persis apa kondisi yang terjadi di kos, tidak hanya hari H, itu lengkap sekali,” ujar Anam kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 22 Juli 2025.


Anam menilai, seluruh konstruksi cerita terkait aktivitas Arya pada hari H dapat tergambarkan dengan sangat mendetail dari rekaman CCTV tersebut.


Polda Metro Jaya juga sudah memberikan penjelasan mendetail kepada Kompolnas terkait bukti-bukti CCTV yang mereka dapatkan tersebut.


Dalam pengungkapan kasus ini, polisi tidak hanya memeriksa satu tempat kejadian perkara (TKP) di rumah kos, melainkan juga sejumlah tempat lainnya.


Tempat-tempat lainnya yang turut diperiksa oleh polisi itu, disebut Anam, memiliki jejak digital serta saksi mata yang jelas.


“Spektrum tempat yang dilacak tidak hanya satu TKP, tempat kos-kosan, tapi ada beberapa tempat,” kata Anam.


“Tempatnya jelas, jejak digitalnya juga jelas, kesaksian orang juga jelas,” tegasnya.


Kompolnas juga mendapatkan berbagai keterangan dan bukti digital dari pihak keluarga maupun pemilik kos di Menteng tempat Arya meninggal.



“Dijelaskan oleh pemilik kos, misalkan posisi pertama terkait posisi jenazah Arya Daru Pangayunan dan sebagainya, itu ternyata terkonfirmasi bagaimana prosesnya, bagaimana posisi jenazahnya, dan siapa saja yang masuk pertama kali,” pungkas Anam.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube