Jalan Rusak, Pemudik Harus Waspada

jalan rusak, pemudik harus waspada
RESES- Warga menghadiri reses aggota DPRD Kabupaten Tegal. Foto : Yeri Noveli/Radar Slawi

SLAWI (Disway Jateng) – Jalan rusak, pemudik harus waspada saat melintas  wilayah Kabupaten Tegal.  Utamanya  jalur alternatif Margasari-Jatibarang. Saat ini kondisinya cukup parah. Untuk itu, warga meminta agar ada perbaikan.

 

“Harus secepatnya diperbaiki. Karena saat mudik Lebaran, jalan akan padat. Jika jalannya rusak, maka rawan kecelakaan,” kata seorang warga Margasari, Taslim, 50. Hal itu terungkap saat reses Anggota DPRD Kabupaten Tegal KRT Sugono, belum lama ini.

 

Taslim yang kesehariannya berdagang juga berkepentingan dengan jalan itu. Karena tiap hari harus melewati jalan tersebut. Jika jalan bagus, maka transportasi juga lancar. Lain ceritanya jika ada jalan yang rusak, pemudik harus selalu waspada.

 

“Kami minta segera perbaiki, jika tidak maka khawatir akan banyak kecelakaan,” tegasnya.

 

KRT Sugono menyampaikan bahwa ruas Jalan Margasari-Jatibarang merupakan kewenangan Pemprov Jateng. Butuh koordinasi agar harapan masyarakat bisa terjawab. Ini merupakan tugas dari pihak terkait.

 

Namun demikian, pihaknya akan mendorong Pemkab Tegal untuk menyampaikan aspirasi warga itu ke Pemprov Jateng. Tujuannya agar tidak ada jalan rusak sehingga mengganggu pemudik. Pasalnya, hal ini menyangkut keselamatan pemudik. Jangan sampai mereka mengalami kecelakaan akibat jalan yang rusak.

 

“Kami juga mendapatkan keluhan tentang jalan kabupaten yang rusak  pada wilayah Margasari maupun Pagerbarang,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

 

KRT Sugono yang juga menjabat Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tegal itu banyak mendapatkan aspirasi dari masyarakat Margasari. Yakni  perbaikan lapangan sepakbola Margasari dan lampu penerangan lapangan.

 

Selain itu, beberapa anak muda juga mengharapkan adanya bantuan modal untuk mengembangkan kreasi serta usaha.

 

“Di Pagerbarang, warga minta adanya penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pembuatan jembatan penghubung antar pedukuhan yakni Desa Pagerbarang dengan Pagerbarang Dukuh,” pungkasnya. (*)