Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

YMSI Demak Ajak Mantan Pasien TBC Berdaya, Latihan Membuat Keripik Bawang

Yayasan Mentari Sehat Indonesia Demak dengan mantan penderita TBC melakukan pelatihan membuat keripik bawang (foto1)
Narasumber pelatihan bersama ketua YMSI Demak (foto2)
Keripik hasil pelatihan (foto 3. Foto Nungki)

DEMAK — Yayasan Mentari Sehat Indonesia (YMSI) Kabupaten Demak menggelar pelatihan pemberdayaan mantan pasien tuberkulosis (TBC) di Kafe SKCK Lingkar Demak, Rabu (24/9/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari mantan pasien TBC beserta keluarganya.


Ketua Yayasan Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Demak, Pupung Ulin Nuha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan bagi para mantan pasien TBC yang telah berjuang melalui masa pengobatan.


“Kegiatan ini adalah komitmen kita untuk mendampingi saudara-saudara yang sudah melewati pengobatan selama enam bulan atau lebih. Mereka sudah berjuang, mengedukasi diri dan keluarga, hingga bisa sembuh. Harapannya, melalui pelatihan ini mereka bisa move on, mandiri, dan tidak merasa pasrah dengan kondisi sakit,” ungkap Pupung.


Pada pelatihan kali ini, para peserta diajarkan keterampilan membuat keripik bawang. Narasumber pelatihan, Siti Mastoah menjelaskan bahwa pembuatan keripik bawang cukup sederhana, mudah dipasarkan, dan memiliki peluang usaha.


“Dengan bahan sederhana, kita bisa menghasilkan keripik bawang yang dikemas 250 gram dan dijual seharga Rp10.000 per bungkus. Produk ini sangat mungkin diterapkan di rumah untuk usaha mandiri, meski kendala masih ada pada peralatan,” terangnya.

Salah satu peserta, Nailil Muna (28), mantan pasien TBC yang sembuh pada 2022, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap pelatihan ini bisa menjadi modal untuk membuka usaha kecil-kecilan di rumah.


“Pelatihan ini memberi semangat baru bagi kami agar tetap berdaya setelah sembuh. Harapan saya, teman-teman yang masih berjuang melawan TBC jangan pernah putus asa. Jalani pengobatan rutin, karena ini bukan akhir dari segalanya,” pesannya.


Diketahui, data Dinas Kesehatan Kabupaten Demak mencatat sebanyak 2.249 kasus TBC pada 2024. Sementara dari Januari hingga Mei 2025, tercatat 856 kasus baru, terdiri dari 530 laki-laki dan 326 perempuan.


Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mantan pasien TBC untuk lebih produktif dan mampu menambah perekonomian keluarga melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube