Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Sempat Bersembunyi, Kepala SMAN 11 Semarang Akhirnya Buka Suara soal Video Asusila AI

Kepala SMAN 11 Semarang
Roro Tri Widyastuti

SEMARANG — Respons lambat Kepala SMAN 11 Semarang, Roro Tri Widyastuti, terhadap penanganan kasus video asusila dengan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) menuai sorotan berbagai pihak.


Setelah namanya berkali-kali dicari wartawan, Roro akhirnya buka suara. Sebelumnya, Roro disebut sempat menghindar, bahkan bersembunyi dari kejaran media yang ingin mengkonfirmasi tentang video asusila AI yang mencoreng SMAN 11 Semarang itu.


Kasus ini menyeret nama alumnus sekolah, Chiko Radityatama Agung Putra, yang diduga membuat dan menyebarkan konten video asusila berbasis AI tersebut. Korban dalam kasus ini di antaranya adalah siswa aktif, guru, hingga para alumni SMAN 11 Semarang.


Upaya wartawan untuk meminta keterangan kepala sekolah berlangsung dramatis. Sejak pagi, sejumlah jurnalis mencari Roro ke berbagai ruangan namun tak menemukannya.


Ketika diketahui bahwa ruang kepala sekolah berada di area Tata Usaha (TU), para wartawan menunggu di luar. Beberapa guru menyebut Roro sedang menerima tamu.


Namun, saat pintu ruang kepala sekolah dibuka, Roro justru bergeser ke ruangan wakil kepala sekolah.


Bahkan, menurut beberapa sumber internal, Roro sempat bersembunyi di balik lemari sebelum akhirnya berpindah ke kamar mandi untuk menghindari sorotan media.


Setelah lebih dari satu setengah jam menunggu, seorang guru menyampaikan bahwa kepala sekolah bersedia memberikan keterangan terbatas hanya kepada tiga media.

Namun ketika wartawan lain ikut masuk, Roro kembali memilih meninggalkan ruangan tanpa sepatah kata pun. Sikap ini memicu kekecewaan awak media yang merasa diabaikan.


Diduga setelah mendapat masukan dari stafnya, Roro akhirnya kembali keluar dan menyampaikan pernyataan singkat.


“Kami mohon doanya agar masalah ini segera selesai. Masalah ini sudah ditangani oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan DP3AP2KB. Mohon dukungannya agar peristiwa ini segera selesai,” ujarnya singkat, Senin 20 Oktober 2025.


Namun ketika ditanya soal hasil audiensi siswa dengan dinas, Roro kembali memilih irit bicara. “Monggo, bisa bertanya kepada Dinas Pendidikan. Ini masih proses.”


Begitu pula saat disinggung mengenai tuntutan para siswa. “Masih menunggu proses juga.”


Terkait klarifikasi tertutup yang sebelumnya dilakukan dengan pihak Chiko, Roro berdalih langkah itu diambil semata-mata untuk kehati-hatian.


“Itu untuk kehati-hatian dan koordinasi dengan dinas,” tutupnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube