SEMARANG — Kecelakaan yang melibatkan Bus BRT Trans Semarang kembali terjadi. Kali ini, bus Trans Semarang Koridor 4 dengan trayek Cangkiran – Stasiun Tawang mengalami insiden rem blong dan menabrak sebuah ruko di Jalan RM Hadi Soeboeno, Kecamatan Mijen, Jumat, 26 September 2025 sore.
Dari informasi yang beredar pada sekitar pukul 16.00wib bus dengan nomor lambung 15 itu melaju dari arah Boja menuju Mijen. Namun, setibanya di lokasi, rem tiba-tiba tidak berfungsi hingga akhirnya menabrak bangunan ruko. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kepala BLUD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, membenarkan akan insiden tersebut dan akan melakukan pengecekan lebih lanjut.
“Betul, saat ini armada Trans Semarang nomor 15 itu sudah dievakuasi dan sedang dicek lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi Diswayjateng.com, Jumat, 26 September 2025.
Haris menjelaskan, bus tersebut dalam kondisi kosong tanpa penumpang. Sebelumnya, bus baru saja turun mesin dan selesai perbaikan. Saat kejadian, kendaraan sedang uji coba sekaligus mengisi bahan bakar di SPBU Mijen.
Rencananya, pekan depan bus itu akan menjalani uji kir. Namun nahas, dalam proses uji jalan, sistem pengereman justru gagal dan menabrak ruko.
“Bus ini habis turun mesin, jadi masih tahap uji coba jalan. Untungnya nggak ada korban. Yang jelas, ini jadi catatan penting buat evaluasi,” tegas Haris.
Pihak Trans Semarang juga meminta operator armada untuk bertanggung jawab, termasuk berkomunikasi dengan pemilik ruko dan mengganti kerugian material.
Selain itu, manajemen akan memberi teguran kepada operator atas kelalaian dalam perawatan armada.
“Operator wajib mengganti kerugian dan akan kami evaluasi. Teguran juga pasti diberikan,” pungkasnya.