DEMAK — Pencarian Hari Kedua, Bocah Tenggelam di Sungai Jajar Ditemukan Tak Bernyawa 500 Meter dari Lokasi Kejadian
Demak – Upaya pencarian terhadap seorang anak yang tenggelam di Sungai Jajar, tepatnya di sekitar jembatan bekas rel kereta api depan PDAM Demak, akhirnya membuahkan hasil pada Rabu (26/11/2025).
Setelah dua hari proses pencarian dilakukan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 16.45 WIB di bawah Jembatan Betengan, sekitar 500 meter dari lokasi pertama kejadian.
Peristiwa tragis ini menimpa Arafah Sahnas Sanum Rayan (9), warga Kp. Domenggalan, Kelurahan Bintoro, Demak. Ia terpeleset dan tercebur ke sungai saat menyeberang jembatan PDAM sepulang mengaji bersama kakak dan adiknya pada Selasa (25/11/2025).
Menurut keterangan saksi, Felisa, kejadian berlangsung sangat cepat. “Korban berjalan di depan kami. Saat melewati jembatan, tiba-tiba ia tersandung dan langsung jatuh ke sungai. Kami langsung panik dan meminta bantuan warga,” ungkapnya.
Warga sekitar yang melihat turut berusaha menolong, namun derasnya arus sungai membuat upaya penyelamatan tidak berhasil. Kejadian tersebut kemudian segera dilaporkan ke pihak terkait.
BPBD Kabupaten Demak menerima laporan pada pukul 19.10 WIB dari Nanang, anggota Damkar. Tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan assessment dan penyisiran. Operasi dilanjutkan pada hari kedua dengan melibatkan puluhan personel gabungan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Demak, Suprapto, mengatakan bahwa proses pencarian dilakukan secara maksimal. “Sejak laporan pertama masuk, tim gabungan langsung melakukan penyisiran baik dari pinggir sungai maupun menggunakan perahu. Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan meski dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Demak, Agus Sukiyono, menambahkan bahwa seluruh unsur terlibat bekerja tanpa henti. “Kami berterima kasih kepada seluruh personel dan relawan serta warga yang membantu proses pencarian hingga selesai,” katanya.
Pencarian melibatkan unsur BPBD Demak, Basarnas Pos Jepara, Polsek Demak, Koramil Demak, PMI Kabupaten Demak, Relawan Demak Rescue, Raten Patah, FPRB, Ubaloka, dan masyarakat sekitar. Armada yang dikerahkan meliputi perahu motor, mobil komando, rescue, dalmas, dan ambulans.
Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.
BPBD Demak mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di area sungai, terutama pada malam hari. Operasi pencarian resmi dinyatakan selesai pada Rabu sore.