Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

224.925 Siswa Lolos SPMB SMA/SMK Jateng 2025, Pemprov Pastikan Proses Transparan

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng
Syamsudin Isnaeni foto : dok

SEMARANG — Sebanyak 224.925 calon peserta didik (CPD) dinyatakan lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK di Jawa Tengah tahun 2025.


Saat ini, proses memasuki tahapan daftar ulang yang dijadwalkan berlangsung pada 23–30 Juni 2025.


Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dalam setiap tahapan seleksi.


Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang menekankan agar proses SPMB bebas dari praktik titipan.


“Yang paling penting, tidak boleh ada titip-menitip. Semua harus normatif dan apa adanya. Ini demi menghasilkan peserta didik yang berkualitas dan profesional di wilayah Jawa Tengah,” ujar Gubernur Luthfi.


Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Syamsudin Isnaeni, menyampaikan bahwa CPD yang tidak melakukan daftar ulang akan dianggap mengundurkan diri, dan posisinya akan diisi oleh peserta dari daftar cadangan.


“Misalnya di satu SMA terdapat lima siswa yang tidak daftar ulang, maka posisi itu dianggap kosong dan akan diisi oleh CPD dari daftar cadangan berdasarkan urutan,” jelasnya, Rabu 25 Juni 2025.

Syamsudin memastikan bahwa informasi tahapan dan status peserta sudah dapat diakses secara transparan melalui laman resmi pendaftaran. Ia pun mengimbau CPD untuk aktif memantau akun masing-masing.


“Semua tahapan sudah tercantum di akun CPD. Ini juga bagian dari upaya kami menjaga transparansi,” imbuhnya.


Ia merinci, sebanyak 329.209 orang telah membuat akun di laman https://spmb.jatengprov.go.id/.


Dari jumlah tersebut, 289.277 orang melakukan aktivasi dan mendaftar sekolah. Sementara itu, 31.912 lainnya tidak melanjutkan proses pendaftaran.


Dari total pendaftar, 224.925 peserta dinyatakan lolos seleksi, sedangkan 64.352 peserta lainnya tidak lolos. Kuota yang tersedia tahun ini mencapai 229.804 kursi.


“Bagi yang belum lolos di sekolah negeri, masih ada peluang di sekolah swasta, baik yang bermitra dengan pemerintah maupun yang independen. Pilihan bisa disesuaikan dengan lokasi tempat tinggal masing-masing,” pungkas Syamsudin

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube