Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tujuh Jembatan Timbang di Jateng akan Diaktifkan Kembali Tekan Kecelakaan Akibat Truk ODOL

Kepala Dishub Jateng
Arief Djatmiko didampingi kepala Dishub kota Semarang Kusnandir saat wawancara dengan awak media di Semarang Foto : Umda

SEMARANG — Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah bakal mengaktifkan kembali tujuh jembatan timbang sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat truk Over Dimension Over Load (ODOL).


Kepala Dishub Jateng, Arief Djatmiko, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif guna mengantisipasi kecelakaan yang kerap disebabkan truk bermuatan berlebih.


“Saat ini ada tujuh jembatan timbang tersebar di berbagai wilayah Jateng. Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), khususnya Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), untuk reaktivasi. Kajian sedang dilakukan, terutama di titik rawan kecelakaan,” ujar Arief pada wartawan Rabu 25 Juni 2025


Dia menjelaskan, sejak 2017, kewenangan pengelolaan jembatan timbang telah beralih dari pemerintah provinsi ke pemerintah pusat melalui BPTD.


Menurut Arief, saat ini tengah dilakukan konsolidasi untuk mengevaluasi efektivitas dan meningkatkan pemanfaatan fasilitas tersebut.

Selain reaktivasi, Dishub Jateng juga rutin menggelar sosialisasi kepada pengusaha angkutan dan sopir truk.


Tujuannya agar pelaku usaha lebih memperhatikan kelayakan kendaraan serta mematuhi batas maksimal beban angkut.


“Sosialisasi terkait ODOL sangat penting. Harapan kami, para pengemudi dan pengusaha sadar akan risiko ODOL dan mau terlibat dalam upaya menekan angka kecelakaan. Ini langkah awal yang krusial,” tegasnya.


Langkah Dishub Jateng ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk menertibkan truk ODOL yang selain membahayakan keselamatan, juga menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube