Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pekerja Pabrik Kayu Batang Ditemukan Tewas Tergantung, Penyebab Masih Misteri

Ilustrasi TKP di Pabrik Kayu Batang by gemini Ai

BATANG — Penemuan mayat tergantung di sebuah pabrik kayu menggegerkan warga sekitar Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Identitas korban bernama Yanto Hudiyono (55), warga Sambong Kebon, Kabupaten Batang, pekerja teknisi di pabrik kayu itu.


Kapolsek Tulis, AKP Ridwan, membenarkan penemuan jasad korban di dalam area pabrik pada Senin 22 September 2025.


“Ya, benar. Korban ditemukan dalam keadaan tergantung. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD Kalisari Batang,” ungkap Ridwan.


Ia menambahkan, jasad Yanto pertama kali diketahui seorang pekerja yang sedang melakukan pengecekan rutin sekitar pukul 16.00 WIB.


Saat membuka pintu gudang, saksi dikejutkan dengan tubuh Yanto sudah tergantung menggunakan tali karet vanbelt.


Saksi melaporkan hal tersebut kepada pihak manajemen sebelum kemudian diteruskan ke kepolisian.


Setelah menerima laporan, polisi langsung bergerak ke lokasi dan melakukan olah TKP secara menyeluruh.


“Begitu mendapat laporan, kami segera mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ridwan.


Menurutnya, hingga kini penyebab pasti kematian korban belum bisa dipastikan apakah murni bunuh diri atau ada faktor lain.


“Kami belum bisa menyimpulkan. Semua kemungkinan akan kami telusuri,” tegasnya.


Sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian juga telah diamankan untuk memperkuat penyelidikan.

Kabar meninggalnya Yanto membuat keluarganya terkejut dan tidak percaya.


Mahendra (22), anak kedua korban, mengaku baru menerima kabar sekitar dua jam setelah peristiwa itu terjadi.


“Saya baru dapat kabar setelah magrib. Awalnya bingung karena Bapak belum pulang. Setelah tanya ke teman-temannya, ternyata sudah ada kejadian ini,” ujarnya.


Mahendra menyebut ayahnya dikenal sebagai pekerja keras yang jarang bercerita soal masalah pribadi.


“Kami berharap penyebab kematian Bapak bisa terungkap jelas,” tambahnya.


Beberapa rekan kerja korban yang berada di sekitar pabrik tampak terpukul dengan kejadian tersebut.


Sebagian memilih diam dan enggan memberikan keterangan, hanya menunduk lalu bergegas meninggalkan area pabrik.


Sementara pihak manajemen pabrik Rimba Profil hingga berita ini diturunkan belum memberikan pernyataan resmi.


Kapolsek Tulis mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi yang belum tentu benar.


“Jangan berspekulasi dulu. Kami akan sampaikan perkembangan setelah ada hasil resmi dari pemeriksaan medis maupun penyelidikan lebih lanjut,” tandas Ridwan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube