Pemalang — Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mewanti-wanti pegawai dan pejabat Pemkab Pemalang. Dia tak segan-segan akan menindak tegas pegawai di jajarannya, jika terlibat Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).
Tindakan tegas itu akan dilakukanny menyusul viralnya kampanye LGBT oleh selebgram asal Pemalang. Influencer tersebut tanpa Tedeng aling-aling mendukung perilaku LGBT, melalui akun medsosnya.
"Apabila ada yang terlibat dalam perilaku seksual menyimpang, maka akan saya tindak tegas," kata Bupati saat memimpin apel bersama ASN Pemkab Pemalang.
Anom mengungkaokan dari hasil pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forkopimda, tidak akan memberi toleransi. Utamanya berkaitan dengan isu-isu yang tidak baik di Kabupaten Pemalang.
"Kami sepakat untuk melakukan tindakan hukum, apabila mengampanyekan, menyosialisasikan, dan menyebarluaskan hal-hal yang tidak baik. Sehingga banyak hal yang meresahkan masyarakat, maka harus segera kita sikapi," ujarnya.
Bupati menegaskan tidak akan segan-segan memecat atau memberhentikan pegawainya secara tidak hormat. Yaitu jika ada pegawai yang terbukti ikut terlibat dalam kampanye LGBT.
"Kami mengingatkan jika terjadi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Pemalang, kami tidak mentolerir dan akan melakukan tindakan tegas. Seperti pemberhentian tidak hormat dan Badan Kepegawaian Daerah pasti akan memberikan tindakan tegas,"tegasnya.
Bupati Anom dalam arahan apel pagi juga menyoroti keresahan masyarakat Kabupaten Pemalang. Terkait tempat penginapan atau kos-kosan yang tidak digunakan sesuai dengan peruntukannya.
Maka hal itu tentunya telah melanggar ketentuan dan ketertiban umum. Untuk itu bupati meminta agar dilakukan penertiban terutama warung-warung yang tidak ada izin.
"Ini semua sudah disepakati oleh Forkopimda untuk dilakukan penindakan sesuai dengan kewenangan dari para aparat hukum,"imbuhnya.
Selain itu juga sudah ada kesepakatan untuk melakukan operasi yustisi bersama. Sehingga apa yang menjadi tujuan masyarakat untuk hidup dengan baik dan nyaman di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang bisa terlaksana dengan baik.