Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pendaki Tektok Asal Kudus Tewas Terjatuh ke Jurang di Gunung Muria

Tim SAR kota Semarang saat mengevakuasi korban yang tewas karena terjatuh di gunung Muria kudus foto : dok basarnas

KUDUS — Seorang pendaki tektok asal Kudus, Jovita Diva Prabudawardani (21), dilaporkan tewas setelah terpeleset dan jatuh ke jurang sedalam 180 meter di kawasan Gunung Muria, Kudus, Rabu 25 Juni 2025


Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, mengatakan korban tewas terjatuh di jurang Gunung Muria ini merupakan warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, dan baru lulus dari Universitas Muhammadiyah Kudus.


Jenazah ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 11.20 WIB.


“Korban mendaki bersama seorang rekannya yang merupakan mantan teman kuliah. Mereka memulai pendakian pada Selasa (24/6/2025) pagi melalui jalur Natasangin via Rahtawu,” ujar Budiono dalam rilis yang diterima media.


Budiono menjelaskan,Keduanya tiba di puncak sekitar pukul 13.00 WIB dan memutuskan turun satu jam kemudian.


Namun, sekitar pukul 15.30 WIB, saat korban sedang mengabadikan pemandangan menggunakan ponsel, ia terpeleset dan jatuh ke jurang.

"Rekan korban segera turun ke basecamp untuk meminta bantuan. Tim SAR yang menerima laporan langsung mengirim satu tim evakuasi dari Pos SAR" katanya.


Tim tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB, namun proses evakuasi ditunda karena medan yang curam dan minim pencahayaan.


“Evakuasi baru bisa dilakukan pagi harinya, Rabu (25/6/2025) pukul 07.00 WIB. Medan sangat menyulitkan karena jurang terjal dan minim anchor sebagai penahan tali evakuasi,” jelas Budiono.


Setelah hampir empat jam, tim berhasil mencapai korban dan mengevakuasinya ke basecamp pada pukul 14.00 WIB.


“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dengan cedera di kepala akibat benturan batu, yang diduga menjadi penyebab kematian. Jenazah telah dibawa ke RSUD Dr. Loekmono Hadi Kudus,” tambahnya.


Budiono mengimbau para pendaki agar lebih berhati-hati saat melakukan pendakian dan tidak lengah dalam melangkah. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan atas upayanya,” pungkasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube