Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Bupati Pati Jualan Program Pra University di Kampus UGM Yogyakarta

Bupati Pati Sudewo kunjungan kerja di kampus UGM Jogjakarta bahas kerjasama pendidikan dan potensi local. (ist)

PATI — Pemkab Pati memiliki insiatif menerapkan program Pra University yang ditujukan bagi lulusan SMA yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.


Program pra university ini mencakup sosialisasi perguruan tinggi, pemetaan minat dan bakat siswa, serta pembekalan akademik dengan menghadirkan mentor profesional. 


Program pendidikan yang merupakan inovasi Bupati Pati, Sudewo ini, diberikan gratis tanpa menggunakan dana APBD. Anggaran operasionalnya dengan memanfaatkan dana CSR dari Bank Jateng, industri lokal, dan Baznas setempat. 


“Kalau UGM punya program seperti ini, kami titip anak-anak Kabupaten Pati untuk ikut serta,” ujar Bupati Sudewo saat menemui jajaran Rektorat Universitas Gajah Mada Yogyakarta ini.


Kunjungan kerja Bupati Pati, Sudewo pada Rabu (18/6/2025) ini bertempat di Gedung Pusat UGM. Kunjungan untuk mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan Pemkab Pati, khususnya bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. 


Kedatangan Bupati Sudewo diterima Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito. Selain itu, Direktur Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. dr. Rustamadji serta Prof. Dr. Abdul Rohman, dosen Fakultas Farmasi UGM yang juga merupakan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).


Dalam pertemuan itu, Bupati Sudewo menyampaikan penerjunan mahasiswa UGM dalam program KKN. Direncanakan, sebanyak lebih dari 150 mahasiswa UGM akan diterjunkan ke Kabupaten Pati pada 23 Juni mendatang. 


Kehadiran mahasiswa KKN UGM ini berkolaborasi dengan mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor dan universitas lokal. Sudewo menyampaikan keinginannya agar kegiatan KKN periode selanjutnya, bisa dikembangkan secara tematik.


Program KKN tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan saja. Namun juga mencakup bidang pariwisata, perikanan, dan peternakan.

Sebab pemanfaatan potensi lokal harus dikelola secara terintegrasi, dan melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.


Merespon keinginan Bupati Pati, Wakil Rektor UGM, Dr. Arie Sujito pun mendukung ajakan positing tersebut. Pihak UGM siap menjadi mitra strategis Pemkab Pati. 


Ari mengatakan, pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu mandat utama universitas yang harus dilakukan secara kolaboratif dan berdampak nyata. 


Pihak UGM juga menekankan pentingnya pendekatan yang adaptif terhadap kebutuhan lokal dalam setiap program KKN yang dijalankan. 


“Sinergi ini adalah wujud tanggung jawab universitas kepada bangsa. Kami siap hadir dan belajar dari masyarakat Pati, sekaligus menghadirkan inovasi yang solutif,” ujarnya.


Senada dengan hal tersebut, Direktur Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. dr. Rustamadji, menyampaikan bahwa UGM tengah mengembangkan model KKN berbasis pengukuran dampak dan keberlanjutan. 


Dalam pelaksanaan KKN mendatang, UGM akan melibatkan mahasiswa dari Fakultas Psikologi untuk melakukan asesmen pre dan post program, khususnya dalam aspek pembangunan karakter dan perubahan sosial. Pendekatan ini juga akan membantu UGM dalam menyusun desain program yang lebih responsif di masa mendatang. 


“Kami ingin program ini tidak hanya selesai dalam waktu dua bulan, tetapi memiliki dampak jangka panjang yang bisa diukur dan ditindaklanjuti,” katanya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube