Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Menu MBG di Sekolah Purworejo Diduga Tak Layak Konsumsi, Satgas Terima Laporan

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi.

PURWOREJO — Tim Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Purworejo mendapatkan laporan dugaan makanan MBG tak layak konsumsi di sejumlah sekolah. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran akan mutu dan keamanan makanan yang diberikan kepada siswa sebagai bagian dari program nasional tersebut.


"Sudah (ada laporan ke Satgas) kemarin di salah satu sekolah," ujar Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi.


Ia menambahkan bahwa laporan diterima langsung oleh tim Satgas MBG dan ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan.


Menanggapi laporan adanya makanan MBG tak layak konsumsi, Satgas MBG segera melakukan inspeksi ke beberapa dapur layanan. Pemerintah daerah menekankan pentingnya pemenuhan standar gizi oleh pengelola dapur dan yayasan penyedia makanan.


"Kita mendapatkan keluhan, makanya kita turun langsung ke lapangan untuk mengecek dan meminta kepada kepala dapur dan yayasan untuk memenuhi standarisasi yang dibuat oleh ahli gizi," jelas Dion.


Satgas MBG Purworejo dibentuk untuk mengawasi pelaksanaan program MBG sekaligus mempercepat penyerapan anggaran dari APBN. Struktur Satgas melibatkan bupati sebagai pembina, sekda sebagai ketua, serta unsur dari Dinas Kesehatan, Satpol PP, TNI, dan kepolisian.

Dalam konteks pengawasan makanan MBG tak layak konsumsi, pemerintah daerah menegaskan bahwa peran kepala dapur dan yayasan menjadi faktor utama dalam menjamin kualitas dan keamanan makanan.


"Tugas utama yayasan dan kepala dapur adalah memenuhi standarisasi yang dibuat oleh ahli gizi. Jika semua standar terpenuhi, keracunan seharusnya tidak terjadi," kata Dion.


Penekanan ini mengacu pada panduan yang sudah dirancang bersama ahli gizi untuk memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada siswa tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dan layak konsumsi.


Menindaklanjuti temuan terkait makanan MBG tak layak konsumsi, pemerintah daerah segera menginstruksikan seluruh pengelola dapur sekolah agar memperketat quality control. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjamin keberhasilan program MBG secara menyeluruh.


"Kami mengimbau seluruh pengelola dapur, kepala dapur, dan ahli gizi untuk memastikan quality control makanan. Ini menyangkut keselamatan anak-anak. Programnya baik, tujuannya luar biasa, tetapi keselamatan tetap yang utama," tegas Dion.


Pemerintah Kabupaten Purworejo juga memastikan bahwa setiap temuan terkait makanan MBG akan ditindaklanjuti secara administratif dan teknis, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube