Islami  

Buku-buku Karangan Asli Gus Baha Ulama Sejuta Umat

Gus Baha, yang memiliki nama asli Ustaz Abdul Somad merupakan seorang penulis. Berikut buku-buku karangan Gus Baha yang dapat kamu jadikan referensi bacaan:

Diswayjateng.com – Buku-buku karangan asli Gus Baha ulama sejuta umat yang memiliki nama asli Ustaz Abdul Somad memiliki banyak buku karangan. Berikut ini buku-buku karangan Gus Baha yang dapat kamu jadikan referensi bacaan:

1. Kupinang Engkau dengan Al-Quran

Buku ini membahas tentang bagaimana cara menikahi pasangan dengan cara yang Islami dan juga memberikan penjelasan tentang bagaimana seharusnya menjaga pernikahan agar selalu harmonis.

2. Kiat Meraih Hati Istri”

Buku ini mengajarkan tentang bagaimana seorang suami dapat meraih hati istrinya dengan cara-cara yang Islami dan juga memberikan tips-tips praktis yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Perempuan yang Tersakiti

Buku ini membahas tentang perempuan-perempuan yang mengalami berbagai macam kesulitan dalam hidupnya dan memberikan pandangan Islami tentang bagaimana cara menghadapi masalah-masalah tersebut.

4. Keluarga Sakinah

Buku ini membahas tentang bagaimana seharusnya sebuah keluarga yang Islami dan harmonis berfungsi dalam kehidupan sehari-hari. Beliau memberikan berbagai tips dan pandangan Islami untuk mencapai kebahagiaan dalam keluarga.

5. Kisah-Kisah Hikmah dari Al-Quran

Buku ini berisi kumpulan kisah-kisah dari Al-Quran yang diambil untuk memberikan inspirasi dan hikmah bagi pembaca. Gus Baha juga memberikan penjelasan dan tafsir tentang kisah-kisah tersebut.

Sejauh ini kita ketahui Gus Baha banyak berdakwah dengan ceramah maupun melalui kanal media digital. Melalui artikel ini kita menjadi tahu buku Gus Baha.

Biodata Singkat Gus Baha

Gus Baha, yang memiliki nama asli Abdulloh bin Hasan Basfar, adalah seorang dai muda yang menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Beliau lahir di Tanah Abang, Jakarta pada 1 Juni 1992 dan merupakan putra dari keluarga yang taat beragama.

Gus Baha terkenal sebagai dai yang kharismatik dan pandai berbicara. Gaya penyampaian ceramahnya yang santai, humoris, namun tetap menyentuh hati para pendengarnya, membuatnya menjadi populer di kalangan masyarakat Indonesia. Ia juga dikenal sebagai seorang dai yang mudah dicerna oleh seluruh kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Meskipun masih muda, Gus Baha telah menjadi imam di Masjid Al-Ikhlas, Depok, Jawa Barat sejak usia 18 tahun. Pada tahun 2016, ia mulai aktif dalam dunia dakwah dengan mengisi berbagai acara ceramah, baik di dalam maupun luar negeri. Gus Baha juga merupakan pengasuh Majelis Rasulullah, sebuah majelis pengajian di Jakarta.

Selain sebagai seorang dai, Gus Baha juga merupakan seorang penulis. Buku pertamanya yang berjudul “Kupinang Engkau dengan Hamdalah” terbit pada tahun 2018 dan langsung laris manis di pasaran. Buku tersebut berisi tentang kisah pernikahan dalam Islam dan memberikan pandangan yang segar serta inspiratif mengenai pernikahan.

Gus Baha juga aktif dalam sosial dan kemanusiaan. Ia sering kali terlibat dalam kegiatan sosial, seperti memberikan bantuan kepada korban bencana alam dan kaum dhuafa. Beliau juga turut serta dalam program-program kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam berdakwah, Gus Baha selalu menekankan pentingnya akhlak dan budi pekerti yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak masyarakat untuk saling toleransi dan menghargai perbedaan, serta selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas diri sebagai seorang muslim.

Dalam beberapa tahun terakhir, Gus Baha telah berhasil membangun banyak penggemar dan pengikut di media sosial. Dengan jutaan pengikut di Instagram dan YouTube, beliau telah menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk lebih mendalami agama dan meningkatkan kualitas hidup.

Dalam kesimpulannya, Gus Baha adalah seorang dai muda yang kharismatik dan pandai berbicara. Ia tidak hanya piawai dalam berdakwah, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Semua itu menjadikan beliau sebagai salah satu figur penting dalam dunia dakwah dan keagamaan di Indonesia.