Tegal  

Pengabdian Masyarakat Prodi Studi Bisnis Digital

Pengabdian Masyarakat
BISNIS DIGITAL - Dosen UPS Yustia Hapsari menyampaikan bisnis digital.

TEGAL – Prodi Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPS melaksanakan pengabdian masyarakat ke TBM Sakila Kerti di Kompleks Terminal.

Kegiatan masyarakat itu bertajuk “Pendampingan Promosi Daring bagi Pedagang Asongan Komunitas TBM Sakila”. Acara diketuai dosen Yustia Hapsari. Kegiatan itu tindak lanjut Hibah Perguruan Tinggi UPS kepada para dosen dalam menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ada 20 pedagang asongan dan murid Kejar Paket B dan C yang mengikuti kegiatan dengan syarat memiliki smartphone.

Dosen UPS Yustia Hapsari menyampaikan tentang WhatsApp Business dan mencantumkan alamat usaha di Google Map. WhatsApp Business sangat cocok untuk usaha UMKM. Karena selain gratis, terdapat fitur-fitur yang sangat mendukung kegiatan usaha.

Fitur tersebut Profil Bisnis, Katalog, Label, Salam, Pesan di Luar Jam Kerja, Balas Cepat, serta terhubung dengan Facebook dan Instagram.

“Pedagang asongan perlu menambah ilmu tentang promosi daring. Biar mereka bisa menawarkan dan menerima pesanan dari aplikasi WhatsApp kepada pelanggan tetap terminal. Yang nomor teleponnya sudah ada pada handphone pengasong. Sehingga tidak melulu berkeliling menawarkan dagangannya. Ada berbagai foto produk pada katalog WhatsApp Business yang dapat mudah terbagikan melalui tautan,” jelasnya.

Tetap Semangat

Sri Rejeki salah satu pengasong dengan keterbatasan fisik tidak memiliki tangan dan kaki tampak semangat hadir mengikuti pelatihan. Sebelum bergabung dengan Sakila Kerti, ia menjadi pengemis di terminal. Setelah mengikuti pembinaan rutin Dr Yusqon, ia kini mengikuti Kejar Paket B.

“Terima kasih untuk tim dari UPS yang sudah memberikan ilmunya. Ssemoga dagangan saya bisa tambah laris dan maju”, ungkapnya.

Materi lain yang lebih penting tentang promosi daring adalah menjaga keamanan nomor WhatsApp Business. Sebab mau tidak mau nomor itu akan tersebar untuk kepentingan usaha. Semakin banyak orang tahu, maka konversi pesanan akan lebih banyak.

Awas Penipuan

Sementara saat ini banyak sekali kejadian penipuan dengan cara membajak nomor WhatsApp. Lalu nomor kontak pemilik nomor dihubungi pelaku untuk meminta pinjaman uang. Mereka mengaku butuh uang segera karena saudara sakit dan lain sebagainya.

Karena itu, ada materi tentang mengatur verifikasi dua langkah pada aplikasi WhatsApp Business. Caranya buka aplikasi WhatsApp Business lalu tekan titik tiga di kanan atas, lalu pilih Setelan. Pilih Akun, tekan Verifikasi dua langkah, lalu masukkan pin 6 digit. Pastikan PIN bukan tanggal lahir. Lalu lakukan konfirmasi, maka WhatsApp Business pun siap beroperasi dengan aman. Setelan tersebut juga bisa pada aplikasi WhatsApp Messenger. (mei)