Polda Sumatra Utara (Sumut) menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan yang melibatkan seorang nenek dan dua anggota Polantas di depan RS Mitra Medika, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Sumatera Utara. Peristiwa ini menjadi viral di media sosial.
Kombes Pol Ferry Walintukan menyatakan bahwa pihaknya siap bertanggung jawab dan akan menanggung seluruh biaya perawatan korban hingga sembuh.
"Kami menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan siap menanggung seluruh biaya pengobatan serta memberikan bantuan kepada keluarga korban," ujar Ferry, Jumat 18 Juli 2025, kutipan dari laman okezone.
Namun, tidak hanya kepada keluarga korban, Polda Sumut juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
Hal ini disebabkan oleh insiden kecelakaan yang melibatkan personel mereka yang telah menyebabkan kemacetan yang mengganggu aktivitas warga.
"Kami juga meminta maaf kepada masyarakat atas gangguan lalu lintas yang terjadi," jelasnya.
Saat ini, menurut Ferry, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap insiden kecelakaan tersebut. Ferry berjanji bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap temuan yang menunjukkan adanya unsur kelalaian dalam insiden ini.
"Penanganan insiden ini akan dilakukan dengan transparan dan profesional, sesuai dengan prosedur yang berlaku," tegas Ferry.
Sebelumnya dilaporkan, dua sepeda motor patroli yang dikendarai oleh personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatra Utara, menabrak seorang nenek bernama Rodiah (70) saat ia hendak menyeberang di depan Rumah Sakit Mitra Medika, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan pada Kamis, 17 Juli 2025 kemarin.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Sebelum kecelakaan, nenek Rodiah berada di tepi jalan, tepatnya di balik pohon, dan pada saat itu ada sebuah truk yang melintas.
Setelah truk melaju, kemungkinan hendak menyeberang kembali. Keberadaan nenek Rodiah rupanya tak diketahui Bripda RS yang mengendarai motor di belakang truk.
Saat sadar nenek Rodiah menyeberang, Bripda RS sempat berupaya menghindar ke kanan secara mendadak, namun bagian box belakang motornya tetap mengenai korban.
Sementara satu petugas lainnya, Bripda AD, membuang kendaraan ke arah kiri untuk menghindari benturan.
Akibat kecelakaan itu, nenek Rodiah mengalami luka lebam di wajah dan sekujur tubuhnya. Bagian kaki kanan nenek Rodiah juga patah. Ia kini dirawat intensif di rumah sakit.