Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

PDI Perjuangan Solo Bersiap Hadapi 2029, Struktur Baru Dibentuk dari Atas ke Bawah

Plt Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah
F.X. Hadi Rudyatmo.

Dinamika internal PDI Perjuangan (PDI-P) di Kota Solo mulai bergerak cepat. Partai berlambang banteng moncong putih itu tengah menyiapkan pembentukan kepengurusan baru di seluruh tingkatan organisasi, mulai dari DPD Jawa Tengah, DPC Kota Solo, hingga PAC dan anak ranting, yang ditargetkan rampung sebelum akhir 2025.


Perubahan mekanisme kali ini menjadi sorotan. Tak lagi dimulai dari bawah seperti tradisi sebelumnya, PDI-P menerapkan sistem top down di mana keputusan sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.


“Kalau dulu prosesnya berjenjang dari bawah ke atas, sekarang sebaliknya — semua keputusan dimulai dari DPP agar konsolidasi berjalan solid,” ungkap Plt Ketua DPC PDI-P Solo, Teguh Prakosa, di sela kegiatan jalan sehat di kawasan Pucang Sawit, Minggu 26 Oktober 2025.


Teguh menjelaskan, pendekatan baru ini merupakan strategi partai menghadapi tahun-tahun politik menuju Pilkada Serentak dan Pemilu 2029. 


“Dengan sistem ini, arah politik lebih terkendali dan kader di bawah bisa langsung fokus ke kerja-kerja kerakyatan, bukan sibuk manuver,” ujarnya.


Menurutnya, sistem sentralistik itu justru akan mempercepat konsolidasi struktur partai hingga ke akar rumput. 


“Setelah ketua definitif ditunjuk oleh Ketua Umum, baru disusun program, kaderisasi, dan strategi kemenangan partai di tiap level,” lanjut Teguh.

Dalam skema baru tersebut, DPP menunjuk Ketua DPD dan DPC, kemudian Ketua DPD menentukan Ketua PAC dan seterusnya. Sementara itu, proses Konferda dan Konfercab tetap digelar sebagai forum formal untuk menyeleksi tiga nama usulan yang kemudian diserahkan kepada Ketua Umum.


“Dari tiga nama yang diusulkan, satu dipilih jadi ketua definitif, dua lainnya masuk struktur pengurus,” kata Teguh.


Untuk Solo sendiri, ada empat nama yang disebut masuk radar calon Ketua DPC, Teguh Prakosa, Rheo Fernandes, Budi Prasetyo, dan Roy Saputro. Pengumuman resmi diperkirakan dilakukan pada November mendatang secara serentak untuk seluruh daerah di Jawa Tengah.


Sementara itu, Plt Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah, F.X. Hadi Rudyatmo, menegaskan mekanisme ini sepenuhnya kebijakan nasional partai. Mantan Wali Kota Solo itu menolak berkomentar banyak soal peluang dirinya ditetapkan menjadi ketua definitif.


“Semua tergantung Ibu Ketua Umum. Saya hanya menjalankan tugas dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Kalau disuruh jadi ketua ya siap, kalau tidak ya tetap bekerja untuk partai,” ujar Rudy dengan nada santai.


Rudy juga menepis isu bahwa dirinya tengah membangun dukungan politik. “Saya kader, bukan pencari jabatan. Perintah partai ya jalankan. Itu saja,” katanya menegaskan.


Dengan format baru yang lebih sentralistik ini, PDI Perjuangan Solo berharap proses konsolidasi politik bisa lebih efektif. Partai bertekad memperkuat kedisiplinan dan loyalitas kader, sekaligus menyiapkan figur-figur potensial yang siap bersaing di panggung politik 2029.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube