Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Semarang Terapkan Sistem Mata Si Intel: Inovasi Agustina untuk Ciptakan Birokrasi Bersih

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti melantik 9 pejabat untuk mengisi kekosongan pejabat ekselon II. (Wahyu Sulistiyawan)

SEMARANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kini menerapkan sistem Manajemen Talenta Berbasis Aktivitas Intelijen (Mata Si Intel) dalam proses seleksi dan pengisian jabatan di lingkungan birokrasi.


Sistem ini menjadi langkah inovatif yang digagas oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, untuk memastikan penempatan pejabat dilakukan secara objektif, profesional, dan berintegritas.


Agustina mengatakan, penerapan sistem tersebut merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi yang menitikberatkan pada prinsip meritokrasi, integritas, serta inovasi pelayanan publik.


Ia berharap, dengan adanya sistem ini, pejabat yang terpilih mampu bekerja secara profesional dan berorientasi penuh pada pelayanan masyarakat.


“Kita sedang menuju kota perdagangan dan jasa. Tidak semua persoalan bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan administratif atau mengandalkan APBD. Pejabat harus berani berinovasi, menjaga integritas, dan fokus melayani masyarakat,” ujar Agustina usai pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di Gedung Moch Ichsan, Kamis 23 Oktober 2025.


Menurut Wali Kota, proses seleksi dengan sistem Mata Si Intel tidak hanya melibatkan unsur internal birokrasi, tetapi juga akademisi dan pakar manajemen sumber daya manusia (SDM).


Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkaya sudut pandang dalam penilaian calon pejabat, sehingga hasil seleksi lebih objektif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Kami ingin proses seleksi tidak hanya dari sisi internal, tapi juga ada pandangan akademis agar hasilnya tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono, mengungkapkan bahwa penerapan sistem Mata Si Intel telah mendapatkan izin resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.


“Kota Semarang menjadi salah satu daerah yang mendapat izin langsung dari BKN untuk menerapkan sistem manajemen talenta berbasis aktivitas intelijen. Ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap inovasi kita,” jelas Joko.


Ia menuturkan, sistem Mata Si Intel akan diterapkan dalam pengisian berbagai jabatan strategis, mulai dari pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, hingga jabatan lurah dan kepala seksi yang kosong karena mutasi atau pensiun.


“Regenerasi adalah hal pasti. Setiap bulan ada pejabat yang pensiun, sehingga posisi kosong harus segera diisi agar pelayanan publik tidak terganggu,” kata Joko.


Saat ini, tercatat ada delapan jabatan eselon II yang masih kosong, di antaranya Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pendidikan (Disdik), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Diaperkim), RSUD Wongsonegoro (RSWN), serta Dinas Perindustrian yang akan kosong per 1 November mendatang.


“Kami berharap proses pengisian jabatan dapat berjalan cepat, transparan, dan tetap berlandaskan pada profesionalitas serta kinerja,” ujar Joko.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube