Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Maruarar Sirait Menyoroti keterbatasan Dana, Lahan Hingga Perizinan dalam Mewujudkan Program FLPP

MENSOSIALISASIKAN : Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Indonesia Maruarar Sirait saat menyoroti program FLPP di Salatiga. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri

SALATIGA — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Indonesia, Maruarar Sirait, menyoroti berbagai tantangan dalam pelaksanaan program perumahan. Diantaranya keterbatasan dana, lahan, dan perizinan.


Hal ini menjadi poin dia dalam Sharing Session dan Sosialisasi Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta Kredit Program Perumahan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, di Salatiga, Rabu 5 November 2025, malam. 


Sharing Session dan Sosialisasi Program FLPP berlangsung hingga tengah malam itu, turut dihadiri Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., didampingi istri, Retno Robby Hernawan. 


Acara yang berfokus pada upaya penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat turut menghadirkan sejumlah tokoh penting, yakni Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.


Terlihat pula, pejabat Provinsi Jateng, Mahasiswa serta akademisi serta tokoh Masyarakat. 


Maruarar Sirait menegaskan bahwa semua pihak perlu melakukan terobosan nyata dan kerja keras. 


"Untuk mempercepat penyelesaian permasalahan perumahan di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah," ungkap dia. 

Ia berharap, Pemerintah dapat cepat menyelesaikan permasalahan perumahan di Jawa Tengah melalui program FLPP tentunya, dengan terobosan-terobosan kerja keras yang luar biasa. 


Pasalnya, menurut Maruarar Sirait, pasti akan muncul masalah diantaranya dana yang terbatas, lahan, dan perizinan.

"Maka dibutuhkan langkah-langkah yang konkret,” tutur Maruarar.


Maruarar juga berharap Perguruan Tinggi dapat menjadi pusat lahirnya gagasan dan terobosan cerdas di bidang keuangan dan kebijakan publik demi kepentingan rakyat.


"Saran saya, teman-teman di sini kan suka 'ngopi', carilah teman 'ngopi' yang berkualitas, dengan tema yang tepat dan suasana yang tepat, maka kalian akan sukses," ucapnya yang disambut tawa peserta.


Sementara, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan bahwa Pemerintah Kota Salatiga siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat, provinsi, perguruan tinggi, hingga pihak swasta untuk mempercepat terwujudnya hunian layak di wilayahnya.


Kehadiran Wali Kota Salatiga, menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kota Salatiga dalam mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah pusat. 


"Khususnya di bidang penyediaan perumahan yang layak, terjangkau, dan berkeadilan bagi masyarakat," imbuhnya. 

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube