SALATIGA — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menegaskan akan terus berupaya mengajukan dukungan melalui CSR.
"Terutama untuk mendukung UMKM PKK yang serius dan memiliki komitmen," kata Retno saat Rapat Pleno TP PKK Kota Salatiga di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga.
Kegiatan turut dihadiri oleh Plt. Kepala DP3APPKB Kota Salatiga Yuni Ambarwati dan segenap jajaran TP PKK Kota Salatiga.
Ia memberikan contoh pemanfaatan dana CSR. Salah satunya, untuk pengembangan hidroponik di Kelurahan Kauman Kidul serta budidaya pepaya California di Kelurahan Kumpulrejo.
Retno menegaskan pentingnya terus berinovasi dalam mencari sumber dukungan alternatif, seperti CSR guna memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat.
"Selama ini, PKK telah mendapatkan dukungan dari pemerintah dan sinergi dengan pihak swasta melalui CSR sebagai langkah strategis untuk memperluas dampak program," ujarnya.
Bahkan, Retno kembali menekan jika ada pelaku UMKM membutuhkan modal dirinya siap mensuport.
"Kalau ada pelaku UMKM PKK yang butuh modal dan serius, saya siap support," ucap, Jumat Jumat 4 Juli 2025 lalu.
Ia pun mengingatkan, bahwa sangat penting menyatukan visi dan misi dalam membangun budaya peduli lingkungan.
Dalam rapat tersebut, Retno menekankan bahwa perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah bukanlah hal yang mudah.
Diperlukan komitmen bersama dan edukasi berkelanjutan agar kebiasaan memilah sampah bisa tumbuh sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
"Kalau sudah tahu manfaatnya, pasti akan dinikmati. Tapi untuk sampai ke sana, butuh visi dan semangat yang sama," tegasnya.
Di sela-sela rapat, Retno menekankan krusialnya program Rabu Pon dengan membagikan bibit jambu kristal dalam polybag kepada sejumlah masyarakat sebagai upaya penghijauan dan pemanfaatan lahan rumah tangga.