Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tercebur ke Sumur Semalaman, Supiyah 70 Tahun Selamat

DISELAMATKAN : Nenek Supiyah berhasil diselamatkan setelah tercebur ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 7 meter. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri

UNGARAN — Setelah tercebur sumur semalaman, nenek Supiyah (70), warga Dusun Dalangan, Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang selamat. 


Peristiwa ini menggemparkan sekaligus membuat seluruh yang menyaksikan tahun atas data tahan nenek Supiyah. 


Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK. MSi., saat dikonfirmasi mengatakan nenek Supiyah berhasil diselamatkan setelah tercebur ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 7 meter. 


"Peristiwa ini terjadi setelah korban dilaporkan tidak pulang sejak Kamis 3 Juli 2025 pagi sekitar pukul 08.00 WIB saat pergi mencari daun cengkeh," kata Kaporles AKBP Ratna. 


Pencarian pun intensif dilakukan. Seluruh pihak bergerak, termasuk keluarga hingga malam hari. Namun tak membuahkan hasil.


Ditambahkan Kapolsek Getasan AKP AKP Agus Pardiyono M. SH. MH., didampingi Kanit Reskrim Ipda Agnes Eko SH. MH., nenek Supiyah diperkirakan tengah mencari daun cengkeh. 


Namun ia tak menyadari langkanya berada di sumur. 

"Korban sendirian saat mencari daun cengkeh untuk dijual lagi di Dsn. Ngroto Ds. Sumogawe, atau tetangga dusunnya. Keluarga curiga sebab hingga sore korban tidak kunjung pulang, lalu mempunyai inisiatif untuk mencari korban dikebun tempat korban biasanya mencari daun cengkeh," ungkapnya. 


Keesokan harinya, lanjut dia, Jumat 4 Juli 2025 keluarga melaporkan ke Polsek Getasan dan diterima langsung Aipda Joko Pramono. 


Aipda Joko yang juga penggerak Satuan Emergency Relawan Indonesia (SERI), kembali melakukan pencarian bersama personel Polsek Getasan, warga dan keluarga korban, hingga akhirnya korban ditemukan berada di dalam sumur yang terletak di Dusun Ngroto Desa Sumogawe, sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi masih hidup.

Setelah mengetahui korban masih dalam keadaan selamat, pihaknya berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Getasan untuk melakukan evakuasi.


Personel Polri dibantu warga dan realawan mendapati korban masih hidup meski berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 7 meter. 


"Proses evakuasi berlangsung lancar dengan melibatkan Damkar bersama personel Polsek, Koramil, relawan dan warga sekitar," ujar Kapolsek Getasan.


Setelah berhasil di evakauasi ke permukaan, korban langsung dibawa ke RSUD Salatiga menggunakan ambulans milik Aipda Joko yang juga merupakan Bhabinkamtibmas Desa Batur. 


Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban dalam keadaan sadar dan stabil.


Kepada petugas, korban mengaku tidak menyadari keberadaan sumur karena tidak terdapat tanda atau pembatas di sekitar lokasi. 


"Saat berjalan mencari daun cengkeh, korban terperosok tanpa sempat berteriak minta tolong," tambah AKP Agus.


Atas kejadian ini Polres Semarang menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama di wilayah pedesaan yang masih memiliki sumur terbuka tanpa pembatas atau titik-titik rawan lainnya.


Pihaknya mengapresiasi kerja sama cepat dari Personel Polri, TNI, Damkar, Relawan dan warga sekitar. 


"Berkat sinergi yang kuat, korban dapat di evakuasi dalam kondisi selamat," imbuhnya. 

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube