UNGARAN — Bupati Semarang Ngesti Nugraha menargetkan September 2025 mendatang, sudah ada dapur program makan bergizi gratis (MBG) yang membuka layanannya di Kabupaten Semarang.
Sementara, dapur mandiri Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Bandarjo 02, Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang juga telah beroperasi.
Kepada wartawan, Ngesti Nugraha mengungkapkan hingga kini baru delapan dapur MBG di Kabupaten Semarang yang telah beroperasi.
"Untuk saat ini, proses pembangunan dapur MBG di Kabupaten Semarang berjalan di 19 Kecamatan. Dan sesuai rencana, akan ada 93 dapur MBG lainnya tengah dipersiapkan di Kabupaten Semarang," paparnya.
Ngesti menerangkan, penambahan dapur MBG tergantung kepada mitra dan juga Badan Gizi Nasional (BGN).
Untuk persiapan dapur yang di luar aset Pemkab Semarang, menjadi tanggungjawab mitra pihak ketiga langsung dengan BGN.
Sejalan dengan itu, lanjut Ngesti, akan ada bantuan tiga dapur MBG lagi yang menjadi aset milik Pemkab Semarang.
"Yang membangunkan dapurnya BGN dan yang mengoperasionalkan kemungkinan juga BGN. Pemkab Semarang hanya bertindak sebatas sebagai fasilitator," imbuhnya.
Ada pun, pembangunan dapur dilaksanakan di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kelurahan Wujil, Kecamatan Ungaran Barat dan Kelurahan Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang," paparnya.