SALATIGA — Sebagai upaya pencegahan fatalitas kecelakaan buntut kerusakan ruas jalan nasional di sejumlah titik, Polres Semarang melakukan perbaikan.
Kegiatan monitoring bekerjasama dengan instansi terkait yakni PPK33 Jateng-DIY.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy melalui Kasat Lantas AKP Lingga Ramadhani mengatakan cuaca hujan yang masih mengguyur sejumlah wilayah Jawa Tengah terutama di wilayah Kabupaten Semarang, menimbulkan sejumlah kerusakan di beberapa ruas titik jalan nasional.
"Di moment Ops Zebra Candi 2025 ini, terpantu sejumlah titik jalan di wilayah Kabupaten Semarang mengalami kerusakan, diduga akibat curah hujan yang tinggi dan menimbulkan genangan air sehingga merusak aspal yang ada," ungkap Kasat Lantas AKP Lingga Ramadhani.
Polres Semarang, lanjut dia, berkoordinasi dengan Instansi terkait dalam hal ini BPJN Prov. Jateng unit PPK33 Prov. Jateng-DIY melakukan perbaikan pada sejumlah titik.
Di lokasi kegiatan perbaikan, Kanit Turjawali Sat Lantas Ipda Y. Dimas menambahkan setelah dilakukan monitoring pada Selasa 18 November 2025 lalu, dilakukan perbaikan oleh unit PPK33 Jateng-DIY.
"Hari ini kami melakukan penambalan jalan di sepanjang Jl. Gatot Subroto, saat ini kita sudah berada di depan markas Yon Zipur Ungaran dan sudah melakukan perbaikan sepanjang kurang lebih 4 Km," paparnya.
Pihaknya juga memberikan himbauan kepada pengguna jalan, terutama situasi cuaca yang masih masuk di musim penghujan untuk tetap utamakan keselamatan dan mempersiapkan kelengkapan diri.
Diantaranya jas hujan bagi pengendara roda 2, serta memperhatikan kondisi ban untuk diganti apabila sudah halus atau tidak layak digunakan.
Disampaikan Ipda Yulius, Koordinator pengawas PPK33 Jateng-DIY Teguh Budi ST., menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai percepatan mengantisipasi kerusakan jalan yang dapat menimbulkan gangguan arus Lalu lintas hingga periode akhir 2025.
Dimana, faktor cuaca dan tonase kendaraan yang berlebihan, menjadi faktor penyebab rusaknya aspal di jalan Nasional wilayah Kabupaten Semarang ini.
"Kegiatan ini merupakan langkah percepatan kami bersama jajaran Kepolisian dalam hal ini Sat Lantas Polres Semarang, untuk mencegah terjadinya gangguan Lalu lintas hingga 2025," ungkapnya.
Teguh menerangkan di tahun 2026, akan dilakukan perbaikan permanen di sejumlah jalan yang rusak. Selain itu, pihaknya akan all out mengantisipasi terjadinya bencana banjir, tanah longsor maupun jalan berlubang di wilayah Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Temanggung dan sebagian Kabupaten Magelang.
Dalam kegiatan mengantisipasi gangguan Kamseltibcar Lantas terutama di masa Ops Zebra Candi 2025 ini, Polres Semarang akan terus melakukan monitoring dan koordinasi instansi terkait.
Hal ini, guna meminimalisir Fatalitas Kecelakaan maupun gangguan bencana alam di musim penghujan.