Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Berkunjung ke Museum Mandala Bhakti, Wisata Edukasi di Jantung Kota Semarang

Museum Mandala Bhakti Semarang

SEMARANG — Ingin ajak anak-anak liburan ke tempat wisata edukasi dan belajar tentang sejarah perjuangan? Nah mending ke Museum Mandala Bhakti yang ada di Semarang ini adalah pilihan yang tepat.


Karena di Museum Mandala Bhakti anak-anak bisa belajar tentang sejarah perjuangan tentara Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah. Disini juga terdapat koleksi peralatan militer, senjata, artefak dan foto-foto arsip sejarah.


Menariknya untuk liburan ke Museum Mandala Bhakti ini tidak dikenakan biaya tiket masuk alias gratis. Jadi cocok banget nih buat kamu yang ingin liburan tapi tanpa mengeluarkan budget.


Berikut ini informasi seputar Museum Mandala Bhakti, mulai dari sejarah, lokasi, daya tarik dan lain sebagainya. Simak hingga selesai.


Sejarah Museum Mandala Bhakti Semarang


Bangunan Museum Mandala Bhakti merupakan peninggalan Belanda yang dibangun sekitar tahun 1930 an dengan arsitek I Kuhr E dan Van Leeuwen. Tujuan awalnya museum ini dibangun sebagai Gedung Pengadilan Tinggi Belanda ( Raad van Justitie) bagi rakyat Eropa yang tinggal di Semarang.


Pada zaman pendudukan Jepang, Museum Mandala Bhakti digunakan sebagai Markas Polisi Militer tentara Jepang. Pada saat itu, para pemuda Indonesia yang berada di Semarang sedang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.


Seiring berjalannya waktu, akhirnya mereka bisa mengambil alih gedung dan menggunakan sebagai gedung pemuda juang.


Kemudian pada tahun 1950, Museum Mandala Bhakti digunakan sebagai Markas Besar Komando Wilayah Pertahanan II Kodam IV/Diponegoro. Lalu, kantor Kodam Diponegoro berpindah ke Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, Semarang.


Pada Maret sekitar tahun 1985 an, bangunan ini berubah fungsi sebagai museum Perjuangan TNI yang menyimpan beragam koleksi senjata baik tradisional maupun modern.


Melihat sejarah Pangeran Diponegoro

Museum Mandala Bhakti berdiri di atas lahan seluas 12000 meter persegi dengan luas bangunan 6000 meter persegi. Salah satu tema koleksi yang menarik disini adalah jejak sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro.


Terlihat gambar tiga dimensi yang menjelaskan kisah perjalanan Pangeran Diponegoro sejak bayi hingga dewasa dan juga pengorbanannya melawan penjajah. Ada juga replika pakaian Pangeran Diponegoro dan berbagai jenis senjata yang digunakannya.


1. Beragam Senjata


Disini juga menyimpan berbagai macam benda yang digunakan pada masa peperangan. Senjata merupakan benda yang tersimpan dalam museum dan diresmikan pada tanggal 1 Maret 1985.


Senjata- senjata itu ada tombak,keris, bambu runcing, maupun busur. Ada juga senjata modern, seperti pistol,granat,senjata pelontar,senjata mesin berat,amunisi dan lain sebagainya.


Semua senjata tersebut tersimpan rapi di etalase dan selain ada senjata di Museum Mandala Bhakti menyimpan seragam yang digunakan TNI dalam peperangan, kendaraan perang, dokumentasi perjuangan TNI, data dan foto-foto pahlawan Indonesia.


2. Lokasi dan Jam Operasionalisasi


Museum ini berlokasi di Jalan Mgr. Soegijapranata No 1, Barusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Letaknya persis di depan Tugu Muda Semarang, oleh karena itu untuk pergi kesana sangatlah mudah bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun umum.


Nah untuk jam operasional yaitu Senin- Sabtu mulai pukul 08.00-15.00 WIB.


3. Tiket Masuk Gratis


Bagi pengunjung yang ingin belajar wisata sejarah di Museum Mandala Bhakti tidak dikenakan biaya masuk alias gratis. Cocok banget buat kamu yang ingin wisata sejarah dan penuh edukasi tanpa mengeluarkan budget.


Demikian pembahasan mengenai info Museum Mandala Bhakti yang ada di Semarang. Semoga bermanfaat dan selamat liburan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube