Pemalang — Misteri identitas jenazah pasangan suami istri yang ditemukan tewas di pinggir Kali Rambut, Desa Mereng, Kecamatan Warungpring, akhirnya terungkap. Mereka adalah Muhammad Rosikhi atau Rosi (37) dan Romlah (34), warga Dusun Krajan, Desa Datar RT 05/01, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang.
"Suami namanya Rosi dan istrinya Romlah," Kata Katam, Kepala Desa Datar. Minggu 10 Agustus 2025.
Katam menceritakan terakhir kali melihat pasangan itu pada Kamis pagi, 8 Agustus 2025, saat mereka pamit pergi ke Tegal. “Pagi Kamis jam 8 saya tahu perginya. Setelah itu, hari ini saya dengar kabar mereka sudah meninggal,” ucapnya.
Pasangan ini dikenal ramah dan hidup sederhana. Rosi sehari-hari mengelola usaha produksi knalpot sepeda motor yang mempekerjakan empat karyawan. Di waktu senggang, ia kerap bermain karambol bersama warga.
“Dia biasa hidup membaur di masyarakat, kadang karambol bareng warga,” kata Untung (32), tetangga korban, Minggu (10/8/2025).
Hobi memancing juga menjadi kegiatan yang kerap mereka lakukan bersama. “Iya suka mancing, kadang di pemancingan yang bayar itu, biasanya sama istrinya,” ungkap Untung.
Romlah, di sisi lain, dikenal sebagai sosok pekerja keras. Ia berjualan gorengan di sebuah sekolah dan mengajar di sebuah madrasah pada sore hari. “Kalau yang perempuan ini jualan gorengan kadang dibantu suaminya, dia juga ngajar jadi guru di madrasah,” tutur Untung.
Jenazah Rosi dan Romlah ditemukan warga sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu pagi, dalam posisi terlentang di atas pecahan batu. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan dari pemeriksaan luar.
Pasangan ini meninggalkan seorang anak berusia sekitar 12 tahun yang masih duduk di kelas 6 SD. Polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Kasus ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Pemalang.