Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Heboh! Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan Tergeletak di Warung Kosong di Pekalongan

Kapolres Pekalongan
AKBP Rahmad C Yusus
saat menjenguk bayi tersebut di Puskesmas

Pekalongan — Warga Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga baru lahir dan ditinggalkan begitu saja di lantai sebuah warung kosong, di Jalan Raya Desa Sijeruk, Rabu 6 Agustus 2025 pagi.


Bayi mungil itu ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB dalam kondisi memprihatinkan. Tubuhnya dibungkus seadanya dengan dua lapis jarit kusam dan lapisan plastik.


Namun bagian kepala dan kakinya tampak masih terbuka. Saat ditemukan, bayi itu bahkan sudah dirubung semut.


Sulastri, saksi mata yang juga Kepala Dusun setempat, menjadi orang pertama yang diberi tahu soal keberadaan bayi tersebut oleh kakaknya yang baru saja pulang jalan pagi.


"Tiba-tiba kakak saya datang sambil dorong stroller anak saya, terus njerit-njerit manggil nama saya. Saya pikir anak saya jatuh. Ternyata dia lihat bayi tergeletak. Kelihatan kaki dan tangannya, pas nangis," kata Sulastri saat diwawancarai.


Awalnya Sulastri mengira suara tangisan itu berasal dari anak-anak sekitar yang akan berangkat sekolah.

Namun setelah dicek, ternyata benar ada bayi perempuan yang diletakkan di lantai warung dalam kondisi telanjang, hanya dibalut jarit dan plastik kresek.


"Mukanya cuma ketutup sedikit. Jaretnya kusam. Bayinya telanjang, perempuan. Tali pusarnya udah putus, tapi nggak dicepit kayak biasanya. Kayak ditarik sendiri gitu," tambahnya.


Setelah memastikan kondisi bayi, Sulastri langsung mengambil ponsel, memotret, dan menghubungi keluarga serta petugas desa untuk segera mengevakuasi bayi tersebut.


Tak lama, warga mulai berdatangan. Suasana di sekitar lokasi pun mendadak ramai karena bertepatan dengan jam berangkat sekolah, di mana banyak orang tua mengantar anak-anak mereka melewati warung tersebut.


Bayi itu kemudian dibawa ke rumah Sulastri sebelum akhirnya dievakuasi ke Puskesmas Sragi untuk mendapat perawatan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube