Pekalongan — Polres Pekalongan tengah gencar melakukan sosialisasi mengenai Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bagi SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB). Pasalnya, Polri membuka pendaftaran Sekolah Taruna Bhayangkara di Bogor.
Sasaran utama adalah para pelajar berprestasi di Kabupaten Pekalongan yang memiliki minat kuat dalam bidang kedisiplinan dan kepemimpinan.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan melalui kunjungan ke berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di wilayah Pekalongan dengan tujuan agar informasi mengenai kesempatan pendidikan penerimaan siswa baru tersampaikan ke pelajar di Pekalongan.
SMA KTB, yang berlokasi di Gunung Sindur, Bogor, bukanlah sekolah biasa, sekolah ini menerapkan sistem asrama, dan kurikulum yang menekankan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, dan kepemimpinan khas Taruna.
Menariknya lagi, sekolah ini menawarkan beasiswa penuh, yang mencakup biaya pendidikan utama, biaya tinggal, hingga makan di asrama. Seleksi masuknya pun dilakukan dengan standar tinggi dan sangat kompetitif.
“Kami sedang masif melaksanakan sosialisasi penerimaan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Ini adalah kesempatan luar biasa bagi putra-putri terbaik Pekalongan untuk mendapatkan pendidikan unggulan dan terstruktur tanpa memikirkan biaya, karena program ini 100% beasiswa,” kata Kabag SDM Polres Pekalongan, Kompol Guntur Tri Harjani, Selasa (11/11/2025).
“Pendaftaran sudah dibuka dan memiliki batas waktu. Kami mengimbau agar calon peserta didik segera mempersiapkan diri dan berkas yang diperlukan,” tegasnya.
Pendaftaran dibuka mulai 28 Oktober hingga 30 November 2025. Untuk calon pelajar dan orang tua yang berminat, informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui saluran resmi atau langsung menghubungi Bagian SDM Polres Pekalongan.
Berdasarkan keterangan resminya, Polri bekerjasama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) dalam mendirikan SMA KTB sebagai sekolah unggulan nasional.
Beberapa poin penting yang disebutkan:
Semua siswa di SMA KTB mendapatkan beasiswa penuh selama tiga tahun, yang mencakup biaya sekolah, asrama, dan makan.
Seleksi masuk menggunakan sistem yang bernama "Nusantara Standardized Test (NST)“, yang dirancang untuk menjaring siswa berbakat dari seluruh Indonesia tanpa memandang kondisi ekonomi.
Kurikulum yang diterapkan mencakup kurikulum nasional plus kurikulum internasional (International Baccalaureate) untuk tahun-kelas atas, serta pendidikan berasrama untuk membentuk karakter kedisiplinan dan kepemimpinan.