Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Wabup Cantik Kecam Penyebar Video Hoax Pelajar di Kudus Keracunan MBG

Ketua Satgas MBG Kabupaten Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton. Foto : Arief P

KUDUSBeredarnya video hoaks yang menarasikan adanya sejumlah siswa SD 1 Getassrabi, Kecamatan Gebog Kudus mengalami keracunan makanan dari program MBG, memicu gelombang kecaman dari berbagai pihak.


Kecaman keras itu dilontarkan oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Kudus, yang juga Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabriba Birton.


Wakil Bupati Kudus itu menilai tindakan penyebaran informasi palsu itu sangat tidak bertanggung jawab. Dampaknya berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


“Jangan main-main dengan isu seperti ini. Program Makan Bergizi Gratis dibuat untuk kebaikan anak-anak kita, untuk memastikan tumbuh kembang mereka lebih sehat dan kuat. Kalau disebarkan hoaks seperti ini, yang dirugikan justru masyarakat sendiri,” tegas Bellinda, Sabtu (8/11/2025).


Bellinda menegaskan, Satgas MBG Kudus selalu memastikan keamanan dan kelayakan setiap makanan, sebelum disalurkan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.


Setiap dapur MBG, kata Bellinda, wajib menjalani pemeriksaan bahan dan proses masak sesuai standar higienitas yang ketat.


“Mulai dari bahan baku, proses masak, hingga pengiriman ke sekolah, semua diawasi oleh tim kesehatan dan petugas keamanan pangan. Jadi tidak mungkin ada makanan yang membahayakan anak-anak,” tegas Bellinda.


Bellinda mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan aparat penegak hukum untuk memastikan kebenaran peristiwa di SD 1 Getassrabi.


Ia berharap masyarakat tidak mudah percaya pada video atau pesan berantai yang belum terverifikasi kebenaran informasinya.

“Kami mohon kepada masyarakat untuk berhati-hati menerima informasi. Kalau ada kejadian di lapangan, pastikan dulu kebenarannya melalui pihak berwenang sebelum disebarkan,” imbuhnya.


Untuk diketahui, video berdurasi tiga detik itu sebelumnya beredar luas di media sosial. Oknum tersebut mengunggah video dengan ditambahi narasi “Telah terjadi siswa SD 1 Getassrabi keracunan MBG.”


Dalam tayangan video tersebut, tampak mobil putih parkir di halaman sekolah dan sejumlah guru serta siswa terlihat panik.


Unggahan itu langsung viral dan menimbulkan kekhawatiran publik. Merespon hal itu, anggota Polsek Gebog segera turun ke lokasi. Mereka menemui kepala sekolah serta para guru SD 1 Getassrabi untuk memastikan kejadian sebenarnya.


Kapolsek Gebog, AKP Siswanto, menegaskan bahwa kabar keracunan MBG itu tidak benar atau hoaks.


Ia menyatakan, peristiwa yang sebenarnya adalah kecelakaan lalu lintas, bukan kasus keracunan makanan.


“Bahwa yang sebenarnya terjadi adalah kecelakaan lalu lintas, di mana salah satu siswa SD 1 Getassrabi tertabrak sepeda motor warga yang sedang melintas di depan sekolah,” ungkap AKP Siswanto.


Ia menjelaskan, korban sempat dibawa ke ruang kelas untuk mendapatkan pertolongan pertama. Dalam waktu yang bersamaan, mobil program MBG datang ke sekolah untuk mengambil alas makan.


Aktifitas itu menimbulkan kesalahpahaman yang kemudian direkam warga dan disebarkan tanpa konfirmasi.