Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Sedot Anggaran Puluhan Miliar, Masyarakat Diminta Awasi Proyek RSUD Kudus

Prosesi peletakkan batu proyek gedung IGD dan Ponek di RSUD Kudus

KUDUS — Pemkab Kudus membuka peluang lebar bagi masyarakat dan semua pihak ikut mengawasi proyek pembangunan dua fasilitas baru di RSUD Loekmonohadi Kudus senilai Rp51 Miliar.


Proyek yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus ini, yakni membangun Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), gedung Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (Ponek) dan Gedung Stroke dan Onkologi


“Kami mohon masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan kegiatan ini agar sesuai dengan empat tepat, yaitu tepat spesifikasi, tepat mutu dan kualitas, tepat administrasi, dan tepat waktu,” ujar Bupati Kudus Samani Intakoris.


Ajakan Bupati Sam’ani Intakoris terungkap saat seremoni peletakkan batu pertama pembangunan Gedung IGD Ponek dan Gedung Stroke Onkologi RSUD Loekmono Hadi, Sabtu 16 Agustus 2025.

 

Agenda tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kudus, Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr. Abdul Hakam, M.Si., Med., Sp.A dan pejabat terkait lainnya.


Penambahan fasilitas layanan baru ini, kata Samani, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah. Selain itu, bertambahnya gedung, fasilitas dan SDM, tentunya memberikan kenyamanan dan kesehatan bagi masyarakat Kudus.


“Keberadaan gedung baru ini akan mengurangi kebutuhan pasien untuk dirujuk ke luar daerah, terutama bagi penanganan kasus stroke dan kanker. “Kalau bisa, kenapa harus jauh-jauh? Di Kabupaten Kudus juga, rumah sakit daerah sudah oke,” tukasnya.

Kehadiran Gedung Stroke Onkologi dan IGD Ponek ini, imbuh Samani, RSUD Loekmono Hadi mampu memberikan layanan kegawatdaruratan, stroke, dan kanker secara cepat, komprehensif, dan berstandar tinggi.


Sementara itu, Direktur RSUD Loekmono Hadi, dr. Abdul Hakam, M.Si., Med., Sp.A, menambahkan, pembangunan ini untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kudus.


“Tahun ini ada dua pekerjaan fisik yang waktunya bersamaan, yakni pembangunan Gedung Stroke Onkologi dan IGD Ponek,” ujarnya.


Gedung Stroke Onkologi yang dibangun menggunakan dana cukai itu, memiliki lima lantai. Perinciannya lantai 1 untuk parkir mobil, lantai 2 untuk parkir motor, lantai 3 sebagai poliklinik saraf komprehensif.


“Untuk lantai 4 dan 5 untuk ruang rawat inap khusus stroke dan kanker dengan total kapasitas 40 tempat tidur. Pekerjaan proyek ini senilai Rp44,6 miliar akan berlangsung mulai 14 Agustus hingga 27 Desember 2025,” paparnya.


Sementara itu, pembangunan IGD Ponek dimulai lebih awal pada 25 Juli hingga 21 Desember 2025 dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender. Proyek senilai Rp6,86 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ini akan dibangun dua lantai. Lantai 1 difungsikan sebagai IGD terpadu berkapasitas 40 tempat tidur.


Selain itu, dilengkapi ruang KDRT dan jiwa, ruang transit jenazah, serta ruang SPGDT. Lantai 2 digunakan untuk ruang perkantoran pendukung operasional layanan.

 

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube