Wonosobo — Ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan berkumpul di Gedung Sasana Adipura untuk menghadiri Talk Show Pendidikan dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 Kabupaten Wonosobo.
Acara ini menyoroti isu penting terkait pencegahan bullying dan penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.Talk show menghadirkan narasumber yang membahas strategi pencegahan bullying sebagai sorotan utama.
Ketua PGRI Wonosobo, Suratman menjelaskan, bahwa pentingnya deteksi dini dan peran guru sebagai pengawas dan pembimbing siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
"Pembahasan mengenai bullying menjadi sorotan utama. Kiat menekankan pentingnya deteksi dini, peran guru sebagai pengawas dan pembimbing, serta kebutuhan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik," ujarnya.
Suratman juga menekankan pentingnya guru memahami dinamika sosial di era digital dan mengapresiasi adaptasi guru dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menggarisbawahi perlunya pelibatan orang tua dalam penguatan pendidikan karakter. Afif menegaskan pendidikan tidak hanya tanggung jawab guru, melainkan harus menjadi kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan keluarga.
"Ini PR juga bagi kita, tapi menarik. Sesekali kita perlu membuat acara yang juga mengundang para orang tua untuk mengikuti kegiatan seperti ini," katanya.
Afif menyoroti pentingnya komunikasi dua arah antara guru dan orang tua, serta tantangan dalam mendisiplinkan siswa yang kini kerap membuat guru merasa takut memberikan sanksi. Ia menegaskan perlunya aturan yang jelas agar guru dan orang tua memiliki pemahaman yang sama terkait etika dan batasan dalam mendidik anak.
Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, sehat, dan seimbang antara hak dan kewajiban guru serta siswa.
Dialog interaktif yang digelar pada sesi akhir acara mendapat sambutan positif dari para guru. PGRI berharap momentum ini memperkuat kolaborasi pendidikan di Wonosobo untuk mendukung terciptanya generasi emas Indonesia.