Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Rute Semarang-Singapura Kembali Dibuka, Rencana Penerbangan Perdana pada November

Penumpang tujuan Semarang-Malaysia hendak memasuki maskapai Air Asia di Bandara Internasiona Jenderal Ahmad Yani Semarang. (Wahyu Sulistiyawan)

SEMARANG — Usai penerbangan Internasional pertama Semarang-Kuala Lumpur, Malaysia, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang berencana membuka kembali Semarang-Singapura pada November 2025 mendatang.


Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengungkapkan bahwa saat ini sedang mempersiapkan pembukaan rute baru Semarang–Singapura yang dijadwalkan pada November 2025 mendatang.


"Insyaallah nanti di bulan November akan ada penerbangan ke Singapura. Semoga dengan adanya penerbangan perdana ini bisa menambah konektivitas Jawa Tengah dengan negara-negara lain," ujar Taj Yasin saat jumpa pers di Bandara Ahmad Yani, Jumat 5 September 2025.


Taj Yasin menyampaikan bahwa kehadiran penerbangan internasional dari Semarang akan membuka peluang besar bagi pariwisata dan investasi. Pemerintah Jawa Tengah bersama maskapai juga telah menyiapkan strategi promosi wisata, tak hanya pada destinasi populer, namun juga kawasan wisata baru yang potensial.


"Harapan kami yang datang bukan hanya pelancong saja, tetapi juga para pengusaha yang bisa berinvestasi di Jawa Tengah. Kami juga akan menggandeng pelaku wisata dan pemandu lokal untuk promosi bersama AirAsia," jelasnya.


Selain membawa penumpang, penerbangan internasional ini juga sekaligus membuka jalur ekspor langsung dari Jawa Tengah ke Malaysia, yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian, khususnya sektor UMKM dan produk lokal unggulan.


Pada penerbangan Internasional perdana ini menjadi sejarah baru setelah sempat vacum lama, hal ini dengan dibuktikan penerbangan internasional perdana menuju Kuala Lumpur, Malaysia. 


Antusiasme masyarakat begitu tinggi, terbukti seluruh kursi penerbangan terjual penuh hingga lima hari ke depan dengan total penjualan mencapai 8.543 tiket.


Kehadiran penerbangan internasional ini disambut baik oleh pelaku usaha, pelaku wisata, hingga masyarakat. Selain memudahkan mobilitas wisatawan, rute ini juga memperlancar jalur ekspor produk-produk Jawa Tengah ke Malaysia.


"Rute penerbangan Internasional ini tidak hanya membawa penumpang saja, melaikan sudah berlangsung ekspor produk-produk di Jateng," ujar Taj Yasin.

Dengan pembukaan rute perdana ke Kuala Lumpur dan rencana rute ke Singapura pada November 2025, Bandara Ahmad Yani Semarang semakin mengukuhkan diri sebagai pintu gerbang internasional Jawa Tengah, membawa harapan besar bagi perkembangan ekonomi dan pariwisata daerah.


Plt Direktur Utama Indonesia AirAsia, Achmad Sadikin Abdurachman, mengatakan bahwa respon masyarakat sangat positif. Rute Semarang–Kuala Lumpur yang baru saja dibuka langsung mencatat okupansi penuh.


"Saat ini penerbangan dilakukan satu kali setiap hari. Kami optimistis rute ini akan terus berkembang. Jawa Tengah memiliki potensi besar, baik untuk pariwisata maupun bisnis,” ungkap Achmad.


Ia menjelaskan, untuk membuka sebuah penerbangan internasional, AirAsia membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk melakukan kajian internal, uji keselamatan, serta persiapan operasional. Penjualan tiket pun langsung dibuka begitu izin resmi diterbitkan.


"Kita membutuhkan waktu 3 bulan untuk membuat kajian secara internal safety dan juga secara operasional. Kita juga buka salesnya lebih kurang 2 hari sebelumnya," ungkap Achmad.


AirAsia optimis dengan membuka penerbangan internasional ini akan membawa income lebih, karena Jateng sudah banyak diketahui dari berbagai negara.


"Kami melihat, bahwa lokasi Jawa Tengah sudah sudah lalu di skala Internasional. Kita kita lihat apa yang ada di situ," ujarnya.


Selama ini Air Asia penerbangan internasional sudah melayani ke berbagai daerah wisata di Indonesia seperti Bali, Jakarta, Sumatera, hingga Kalimantan. 


"Kini dengan hadirnya rute Kuala Lumpur–Semarang, wisatawan memiliki pilihan baru untuk menikmati kekayaan budaya, kuliner, dan wisata alam Jawa Tengah," katanya.