Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pembukaan PON Bela Diri Kudus 2025: Tampilkan Kekayaan Budaya nan Spektakuler

BUDAYA - Pertunjukan silat Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman saat pembukaan PON Bela Diri 2025 di Kudus sangat memukau penonton. (arief pramono/diswayjateng.com)

KUDUSTonggak sejarah baru terukir di Kota Kudus, Jawa Tengah, pada Sabtu (11/10/2025) dengan dimulainya Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Kudus 2025 untuk kali pertama.


Seremoni pembukaan pesta olahraga yang mempertandingkan sepuluh cabang bela diri murni itu berlangsung di dua lokasi di Kota Kudus, yaitu Djarum Arena Kaliputu dan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.


Rangkaian PON Bela Diri Kudus 2025 diawali upacara pembukaan yang dihadiri oleh Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Deputi II Kemenpora Bidang Pengembangan Industri Olahraga Raden Isnanta.


Seremoni pembukaan yang khidmat di Djarum Arena, kemudian menjadi megah dan meriah melalui pertunjukan silat memukau dari Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman.


Dua pesilat internasional yang juga dikenal berkiprah di industri film Hollywood itu, menampilkan perpaduan antara keindahan gerak, ketangkasan, serta filosofi mendalam dari seni bela diri silat yang memukau penonton di arena.

Ketua Panitia PON Bela Diri Kudus 2025, Ryan Gozali menyambut dan memberikan apresiasi atas partisipasi seluruh kontingen yang mencapai sekitar 2.645 atlet.


Mereka yang datang ke Kota Kudus dari berbagai kota di Tanah Air mewakili 38 KONI Provinsi tersebut, bertanding memperebutkan predikat juara dan medali dalam sepuluh cabang olahraga (cabor) bela diri murni yang dipertandingkan.


Ke sepuluh cabor itu meliputi Karate, Tarung Derajat, Ju-Jitsu, Pencak Silat, Taekwondo, Gulat, Judo, Sambo, Wushu, dan Shorinji Kempo.


"Sebagai tuan rumah PON Bela Diri yang perdana dan bersejarah, kami merancang pesta pembukaan ini dengan berbagai konsep dan pertunjukan istimewa," ujar Ryan di Djarum Arena, Sabtu siang 11 Oktober 2025.


Pembukaan PON Bela Diri dengan pertunjukan istimewa, kata Ryan, tujuannya bukan sekadar menghadirkan hiburan bagi penonton saja. Namun juga menjadi sumber motivasi dan pemantik semangat bagi para atlet untuk menampilkan performa terbaik mereka di arena PON Bela Diri Kudus 2025.

Defile Kontingen Cabor

Defile perwakilan atlet setiap cabor berjalan kaki dari Djarum Arena menuju Alun-alun Simpang Tujuh.

Sementara itu, usai pembukaan PON Bela Diri secara resmi, dilanjutkan dengan defile perwakilan atlet dari setiap cabor. Sejumlah kontingen berjalan kaki dari Djarum Arena menuju Alun-alun Simpang Tujuh.



Setibanya di alun-alun, para atlet langsung disambut dengan Tari Kretek, tarian tradisional asal Kabupaten Kudus yang melibatkan ratusan penari perempuan.



Setelah itu, suguhan aksi bela diri, yang menjadi salah satu pertunjukan yang dinanti-nanti masyarakat Kota Kudus, turut dihadirkan dalam rangkaian seremoni pembukaan ajang multi-event ini.



Ribuan warga Kudus dengan antusias memadati pusat kota untuk menyaksikan rangkaian hiburan dan pertunjukan bela diri yang memukau. Suasana semakin semarak dengan pertunjukan kembang api.



Tak hanya itu, lantunan pertunjukan musik menggema di Alun-alun Simpang Tujuh, menutup rangkaian pembukaan PON Bela Diri Kudus 2025 dengan penuh kemeriahan.

Kembangkan Sport Tourism

Penyambutan defile Kontingen atlet PON Bela Diri 2025 di Alun alun Kudus.

Di sisi lain, Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyatakan, penyelenggaraan PON Bela Diri Kudus 2025 memiliki sejumlah tujuan strategis. Satu di antaranya adalah sebagai wadah kompetisi bagi cabor bela diri non-Olimpiade yang tidak lagi dipertandingkan pada PON reguler mulai 2028.




Selain itu, imbuh Marciano, ajang dua tahunan ini dirancang untuk menjaga kontinuitas kompetisi para atlet bela diri di Tanah Air. Lebih dari sekadar olahraga, PON Bela Diri Kudus juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan sports tourism, dengan memadukan semangat olahraga bersama kekayaan budaya dan tradisi lokal.



"Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menyukseskan PON Bela Diri perdana ini, baik dari unsur pemerintah hingga swasta dan sponsor," katanya.



Dengan semangat sportivitas, profesionalisme, dan kebersamaan, KONI Pusat berharap PON Bela Diri Kudus 2025 tidak hanya melahirkan juara-juara baru. Namun juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga bela diri di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan.



"Kehadiran ajang multi-event nasional ini juga kami harapkan dapat memberikan efek domino bagi promosi daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar," tukas Marciano.



Untuk diketahui, Djarum Arena Kaliputu, Kudus menjadi pusat pelaksanaan PON Bela Diri Kudus 2025 sejak tanggal 12–26 Oktober 2025. Kompleks pertandingan ini dibagi menjadi empat area, dengan Djarum Arena 1 dan Djarum Arena 4 difungsikan sebagai tempat pemanasan dan latihan para atlet.



Sementara itu, Djarum Arena 2 dan Djarum Arena 3 menjadi lokasi utama pertandingan, yang dibuka dengan cabor Taekwondo dan Judo, Minggu (12/10). Kemudian dilanjutkan dengan Gulat pada Senin (13/10).

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube