Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pabrik Lama Bermasalah, Sidak DPRD Sragen Dinilai Masyarakat Lambat Respon

SRAGEN — Komisi IV DPRD Sragen berkunjung ke pabrik PT Donglong Textile Semarang di Desa Plumbon, Kecamatan Sambungmacan Rabu (30/7). Sidak yang di ikuti sebanyak 6 anggota DPRD Sragen tersebut, sayangnya tindakan itu dianggap lambat oleh warga. Lantaran pabrik itu menumpuk sejumlah masalah sejak 2024, namun baru dilakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) saat bangunan sudah hampir selesai.


Sidak yang di ikuti 6 anggota DPRD Sragen yakni, Tono dari Fraksi PDIP Nasdem, Mu'alim dari Fraksi Demokrat, Atma Wijaya dari Fraksi Gerindra, M Bahrul Mustawa dari Fraksi PKB, Anggoro Sutrisno dan Riris Purnawan dari fraksi PKS.


Pabrik yang merupakan perusahaan dari tiongkok ini punya segudang masalah. Sejak Desember 2024 sudah ada protes warga sekitar lantaran ijin belum lengkap. Masalah mencuat kembali saat ada pekerja yang tewas ketika proses pembangunan pabrik pada pertengahan April 2025.


Disitu terkuak bahwa investasi Penanaman Modal Asing (PMA) ini belum merampungkan proses perizinan amdal dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Hingga kemudian pada April 2024 ada selebaran lowongan Kerja (Loker) dari Perusahaan tersebut. Namun tidak direkomendasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) karena belum selesai proses ijin.   


Kejadian yang menjadi sorotan kembali mencuat setelah ada puluhan Pekerja Asing yang menjadi buruh kasar di Pabrik tersebut di dipulangkan pihak Imigrasi pada awal Juli ini. Setelah serentetan peristiwa buruk itu, sejumlah anggota DPRD Komisi IV baru menyempatkan sidak akhir Juli ini. Bahkan ketua Komisi IV tidak tampak dalam sidak tersebut.

Tokoh masyarakat Sragen Suyadi Kurniawan meminta anggota DPRD lebih peka dengan masalah yang dihadapi masyarakat. Jangan sampai masalah sudah berlarut-larut dan menumpuk, baru meninjau lokasi. ”Masyarakat menyuarakan tentang pabrik tersebut sudah lama sekali. Kalau sudah dengar permasalahan, segera tangani, jangan sampai berlarut larut. Cari solusi yang tepat. Biar rakyat yang memilih itu tetap menjaga kepercayaan mereka pada wakil rakyat,” ujarnya.


Justru mereka baru nongol ke lokasi saat pabrik sudah hampir selesai pembangunan. Sementara masih ada sisa masalah yang belum terselesaikan. Seperti ijin dan kompensasi.


Saat dikonfirmasi wartawan usai melaksanakan sidak di PT Donglong Textile Semarang, Anggota Komisi IV DPRD Sragen Tono menyampaikan ijin PBG belum ada, tapi pabrik jalan terus. ”Kami menegaskan selama ijin belum ada, tidak diperkenankan untuk melanjutkan pembangunan,” tuturnya.


Dia menyampaikan pihak perusahaan minta waktu 1-2 hari untuk melapor ke pimpinannya di pusat terkait tuntutan tersebut. ”Tidak ada jaminannya, tapi minta satu dua hari,” ujar dia.


Tono menyampaikan banyak keluhan dari warga. Seperti masih ada 2 orang tenaga kerja asing. Selain itu ada masyarakat sejumlah 12 KK yang belum menerima kompensasi dampak pembangunan. ”Perusahaan berkilah sudah dikasihkan, makanya kita minta data data, dari 142 KK yang dikasih kompensasi. Tapi di lapangan masih ada yang belum dikasih kompensasi,” tuturnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube