Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Geger! Aksi Emak-Emak Nekat Siram Bensin Anggota Polres Sragen Viral di Media Sosial

Tangkapan layar aksi nekat seorang emak - emak yang siram bensin di Mapolres sragen. (Istimewa)

SRAGEN — Aksi nekat dalam sebuah video yang viral seorang emak-emak menyiramkan cairan kepada anggota Polres Sragen di Markas Polres viral di Media Sosial. Emak-emak yang mengenakan gamis dan hijab warna cokelat muda itu juga memaki-maki anggota tersebut. 


Belum diketahui motiv penyiraman anggota Polisi pada Selasa (30/9/2025) pagi itu. Namun beberapa netizen menyebutkan ibu-ibu itu kesal dengan pelayanan kepadanya.


Aksi itu tergolong berani, bahkan ia siarkan langsung (live) melalui akun Facebook-nya, disaksikan oleh belasan ribu penonton.


Seorang ibu itu diketahui berinisial TW warga Desa Jetak, Sidoharjo, Sragen. Sementara itu anggota Provost yang menjadi penyiraman cairan pertalite itu bernama Bripka Johan.


Johan kemudian dibawa ke RS Mardi Lestari Sragen untuk mendapatkan pemeriksaan. Beruntung tidak ada api yang menyala saat kejadian.


TW diduga marah karena merasa tersinggung pernah disebut sebagai orang dengan gangguan jiwa. Aksinya sempat disiarkan langsung melalui Facebook sebanyak tiga kali dan ditonton puluhan ribu kali. 


Saat datang ke Mapolres, TW juga membawa tiga anaknya yang masih kecil.


Aksi Tri Wulandari yang tersebar luas secara instan di medsos ini merupakan tindakan yang mengancam keselamatan aparat penegak hukum. Lantas kejadian ini mendapat komentar dari netizen. 

"Itu baru satu orang yang bersuara bagaimana kalau masih ada lagi yang berani nekat karena sudah merasa kecewa dengan pelayanannya bisa bahaya. Semoga smua baik-saja saja," Komentar Antok Mebel di akun Medsos Berita Sragen yang merepost video tersebut. 


Sementara netizen yang lain juga berkomentar bahwa kejadian ini menjadi peringatan penting bagi Kepolisian Republik Indonesia. Bahwa masyarakat yang meminta pelayanan tidak boleh disepelekan.


Dikonfirmasi Wartawan Rabu (1/10/2025) Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari membenarkan adanya kejadian penyiraman bahan bakar kepada salah satu anggota Provost Polres Sragen. Namun 


"Kejadian kemarin penyiraman bensin anggota Polres Sragen kami tidak melakukan tindakan represif, karena kami memahami betul permasalahan yang bersangkutan," ucap Kapolres di Mapolres Sragen.


Pihaknya sedang melakukan penelusuran terhadap latar belakang pelaku. Bahkan juga melakukan pendalaman dengan keluarga untuk mengetahui riwayat kesehatan dan kondisi yang bersangkutan.


"Dan upaya yang kami lakukan dengan profiling dengan pendalaman latar belakang yang bersangkutan. Anggota kami juga melakukan pendalaman kepada keluarga. Yang bersangkutan punya kakak kandung yang tahu betul riwayat yang bersangkutan termasuk riwayat kesehatan," kata AKBP Dewiana menjelaskan.


Pihaknya juga berkoordinasi dengan perangkat desa setempat dan warga tempat tinggal yang bersangkutan. "Kami mohon waktu mudahan kedepan bisa bersama sama dengan perangkat desa dan keluarga untuk memberikan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah yang bersangkutan."

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube