SEMARANG — Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang kembali memperluas konektivitas udara domestik dengan membuka rute penerbangan baru Semarang–Surabaya mulai Jumat 19 September 2025. Layanan ini dioperasikan oleh maskapai Wings Air menggunakan pesawat ATR72-600 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.
Penerbangan perdana ditandai prosesi penyambutan khusus, salah satunya pengalungan kain batik kepada perwakilan penumpang pesawat Wings Air nomor IW1896 rute Semarang–Surabaya.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Ahmad Yani, Fajar Purwawidada mengatakan dengan kehadiran rute ini guna mendukung mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan tersebut.
"Selain menjadi penghubung dua kota besar Jawa, jalur ini juga membuka akses lebih luas. Penumpang dari Semarang bisa melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi populer melalui Surabaya, seperti Bali, Lombok, Labuan Bajo, Kupang, Ambon, Kendari, Makassar, Palu, Manado, Tarakan, Berau, Samarinda, hingga Jeddah untuk ibadah umrah," terangnya.
Pada penerbangan perdana ini, Wings Air IW1896 lepas landas dari Semarang pukul 10.51 WIB dengan 51 penumpang dan tiba di Bandara Juanda Surabaya pukul 11.35 WIB. Sementara pesawat Wings Air IW1897 dari Surabaya mendarat di Bandara Ahmad Yani pukul 13.22 WIB dengan membawa 68 penumpang, disambut dengan prosesi water salute.
Rute Semarang–Surabaya ini akan dilayani empat kali dalam seminggu, setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Jadwal penerbangan Wings Air IW1896 berangkat dari Semarang pukul 10.45 WIB dan tiba di Surabaya pukul 11.50 WIB. Sedangkan penerbangan IW1897 berangkat dari Surabaya pukul 12.10 WIB dan tiba di Semarang pukul 13.10 WIB.
Dengan tambahan rute baru ini, Bandara Ahmad Yani kini melayani 18 rute domestik. Bahkan, pada 9 Oktober 2025 mendatang, Wings Air dijadwalkan membuka rute Semarang–Lampung, semakin memperkuat posisi Bandara Ahmad Yani sebagai hub penerbangan utama di Jawa Tengah.
"Dengan hadirnya rute baru ini, masyarakat akan mendapat alternatif transportasi lebih cepat, nyaman, dan efisien. Kami optimis konektivitas udara ini akan mempererat hubungan ekonomi, bisnis, pendidikan, dan pariwisata antara Semarang dan Surabaya," terang Fajar.