SALATIGA — Pemkot Salatiga memberikan sambutan hangat kepada peserta International Union of Prehistoric and Protohistoric Sciences (UISPP) 2025 Congress dari 39 negara.
Dibalit Welcome Dinner Mayor, acara dihadiri Forkopimda, serta tamu undangan itu berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Senin 27 Oktober 2025, malam.
Turut hadir pula Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, jajaran Forkopimda, para Asisten Sekda, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah.
Sebagai tuan rumah, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., didampingi istri, Retno Robby Hernawan turut menjamu para arkeolog dunia.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengatakan, Welcome Dinner Mayor
diselenggarakan sebagai bentuk ucapan selamat datang.
"Yang istimewa, UISPP 2025 Congress untuk pertama kalinya digelar di Kota Salatiga," ungkap Wali Kota.
Wali Kota menyampaikan rasa bangga sekaligus sambutan hangat kepada seluruh tamu kehormatan.
"Good evening and welcome to my home, the official residence of the Mayor of Salatiga. It is my great pleasure to host this Gala Dinner and to once again extend our warmest welcome to all distinguished delegates, committees, and participants of the UISPP 2025 Congress," ujar Robby.
Ia menegaskan bahwa perhelatan UISPP 2025 merupakan momen bersejarah bagi Salatiga, yang kini menjadi pusat perhatian dunia.
"Today marks an extraordinary moment for our city. For the first time in history, Salatiga stands at the heart of a world congress that unites scholars, researchers, and cultural leaders from 39 countries. This is a celebration not only of science, but also of friendship, of humanity’s shared curiosity about its past and its hope for the future," ungkapnya.
Lebih lanjut, Robby berharap agar para delegasi dapat merasakan semangat harmoni, pendidikan, dan budaya yang menjadi ciri khas Kota Salatiga di mana perbedaan dirangkul sebagai kekuatan dan keragaman menjadi keindahan..
Ia menandaskan, delaran Welcome Dinner ini menjadi simbol keterbukaan Kota Salatiga terhadap dunia, sejalan dengan visi Wali Kota yaitu Salatiga BEDA Mendunia.
"Dengan keramahan masyarakat dan kekayaan budayanya, Salatiga ingin meninggalkan kesan mendalam bagi setiap tamu yang hadir, sekaligus membuka jalan bagi kolaborasi internasional di masa mendatang," imbuh dia.
Suasana malam berlangsung akrab dan hangat. Diawali penampilan musik keroncong oleh Wong Pitoe Band yang memikat l, menyita perhatian tamu undangan.
Selain menikmati sajian kuliner khas Indonesia, para tamu juga disuguhkan dengan penampilan seni budaya tradisional seperti Tari Edan-edanan, Tari Gambyong, dan Tari Jurit Ampil yang menambah semarak suasana.
Sebagai penutup, para delegasi berkesempatan meninjau produk-produk unggulan UMKM Kota Salatiga, berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha lokal, serta menikmati pengalaman budaya dan ekonomi khas Salatiga sebelum kembali ke penginapan masing-masing.