Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

TMMD Sengkuyung 2025 Dibuka: TNI dan Warga Genuk Bersatu Bangun Kota Lebih Tangguh

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti membuka TMMD di Kecamatan Genuk. (Dok. Pemkot semaeang)

SEMARANG — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bertema Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025 resmj digelar di Lapangan Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk.


Program TMMD yang menggandeng TNI bersama Pemerintah Kota Semarang ini akan berlangsung selama hampir satu bulan, hingga 6 November 2025, dengan fokus pada peningkatan infrastruktur, pemberdayaan sosial, dan penguatan semangat gotong royong di masyarakat.


Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestusi mengapresiasi apresiasi dan terima kasih kepada TNI atas pelaksanaan program TMMD yang dinilainya memberikan manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, aparat, dan warga.


“Atas nama Pemerintah Kota Semarang dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI. Program TMMD ini sangat bermanfaat, memperkuat semangat gotong royong, serta menumbuhkan sinergi positif bagi masyarakat Kota Semarang,” ujar Agustina, Rabu 8 Oktober 2025.


Lebih lanjut, ia menuturkan alasan wilayah Genuk dipilih menjadi lokasi TMMD kali ini. Menurutnya, karakter masyarakat Genuk yang dikenal kuat dalam solidaritas dan gotong royong menjadi contoh nyata semangat kebersamaan warga Semarang Timur.


“Genuk adalah wilayah yang tangguh. Masyarakatnya terbiasa bekerja sama menghadapi berbagai tantangan seperti banjir dan persoalan sosial lainnya,” ungkap Agustina.

Genuk, Wilayah Strategis yang Butuh Dukungan Infrastruktur dan Sosial


Agustina juga menegaskan bahwa kemajuan Kota Semarang tidak bisa dilepaskan dari kontribusi wilayah timur, terutama Kecamatan Genuk, yang menjadi pusat kegiatan ekonomi dengan adanya kawasan industri dan pelabuhan.

“Kemajuan Kota Semarang tidak mungkin dicapai tanpa dukungan dari Genuk. Kawasan ini adalah sumber energi bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Karena itu, perlu perhatian lebih terhadap infrastruktur, pengendalian banjir, dan pemberdayaan sosial,” tegasnya.


Menurutnya, TMMD menjadi wujud nyata kolaborasi dan kekuatan kebersamaan antar komponen bangsa. Program ini tidak hanya membangun fisik seperti jalan atau talut, tetapi juga memperkuat hubungan sosial masyarakat.


“TMMD mencerminkan kekuatan besar bangsa ini. Kemajuan tidak bisa lahir dari satu pihak saja, tapi dari gotong royong seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.


Selain upacara pembukaan, kegiatan TMMD Sengkuyung juga diisi dengan berbagai agenda sosial. Beberapa di antaranya adalah penyerahan alat perlengkapan TMMD kepada Satgas, bantuan paket rawan stunting dan calon pengantin dari Disdalduk KB Kota Semarang, serta penyerahan sembako dari PDAM dan bibit tanaman dari Dinas Pertanian dan DLH Kota Semarang.


Acara tersebut juga dimeriahkan oleh perpustakaan keliling yang disambut antusias siswa-siswi SDN Karangroto 02, berbagai stand pelayanan masyarakat, hingga kegiatan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian lingkungan.


Sinergi Pemerintah dan TNI untuk Semarang Lebih Tangguh

Wali Kota Agustina menegaskan bahwa TMMD adalah bentuk kerja nyata pemerintah bersama TNI dalam mempercepat pembangunan wilayah dan mengatasi kesenjangan sosial. Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah bantuan dan kegiatan akan terus bertambah selama program berlangsung.


“Bantuannya banyak sekali. Ada dari Baznas, pembangunan talut, perbaikan saluran air, dan lain-lain. Seiring TNI turun langsung ke lapangan, mereka akan melihat apa yang masih kurang dan kita cari solusinya bersama,” tutur Agustina.(SUL)

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube