Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tiang Pancang Ambruk, Pekerja Proyek Jembatan di Demak Tewas di Tempat

DEMAK — Kecelakaan kerja tragis terjadi di proyek pembangunan jembatan Sungai Kalijajar, Desa Dempet, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Senin (20/10/2025) pagi. Tiang pancang ambruk hingga menyebabkan seorang pekerja bernama Zainuri (65), warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Bonang, tewas setelah tertimpa besi tiang pancang saat tengah bekerja.


Menurut keterangan rekan kerja korban, Nesharyanto, peristiwa terjadi ketika korban sedang memasang sangga bambu di atas konstruksi jembatan. Tiba-tiba, tali sling pengait tiang pancang putus hingga besi besar tersebut ambruk dan menimpa korban.


“Korban lagi memasang sangga bambu di atas, terus patok yang dari sini jebol ke bawah jadi (tali) sling-nya putus, ambruk,” ujar Nesharyanto kepada awak media.


Warga setempat, Teguh, menuturkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Ia mengatakan jembatan tersebut dibangun sebagai penghubung antara Kecamatan Dempet dan Wonosalam.


“Kejadiannya sekitar jam setengah sebelas. Waktu itu pekerja lagi pasang-pasang, tiba-tiba sling-nya kurang kencang, putus,” katanya.


Koordinator Lapangan BPBD Demak, Ahmad Herlanjari, menjelaskan bahwa insiden tiang pancang ambruk bermula saat beberapa pekerja hendak memindahkan alat pancang di lokasi proyek. Tiba-tiba tanah di sekitar lokasi longsor hingga menyebabkan alat pancang ambruk ke arah selatan dan menimpa korban.

“Ada empat pekerja yang berada di atas jembatan, dua di bagian pancang dan dua di bagian begesting. Saat alat hendak dipindah, tanahnya longsor dan alat pancang menimpa korban,” terang Ahmad.


Akibat insiden tiang pancang ambruk itu, Zainuri meninggal dunia di tempat dengan luka parah pada bagian tubuhnya. Tiga pekerja lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke sungai.


Petugas BPBD menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB dan segera melakukan evakuasi terhadap korban. Jenazah sempat dibawa ke RSUD Demak sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.


Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas peristiwa ini.


“Kita sudah lakukan olah TKP dan akan klarifikasi semua pihak yang ada di lokasi, termasuk rekan kerja korban. Satu orang meninggal dunia, tiga lainnya selamat,” ujar Anggah.


Hingga sore hari, garis polisi masih terpasang di lokasi proyek yang berada tepat di depan Kantor Kecamatan Dempet. Warga sekitar tampak silih berganti datang untuk melihat kondisi lokasi kejadian. Saat ini korban sudah dimakamkan oleh keluarga.