Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Sambut Tahun Baru Islam, Gus Yasin Ajak Warga Minum Susu sebagai Simbol Kesucian

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin saat memberikan sambutan dalam acara Salat Isya Berjamaah dan Istighotsah di Gradhika Bhakti Praja
Kamis malam
26 Juni 2025

SEMARANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak masyarakat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H dengan amalan sederhana namun sarat makna: meminum susu.


Tradisi ini merujuk pada ajaran gurunya, Sayyid Alawi al-Maliki, yang menyebut susu sebagai minuman ahli surga, sebagaimana dijelaskan dalam Surat Muhammad ayat 15.


“Malam tahun baru itu, menurut Abuya Sayyid Alawi Al-Maliki, kita meminum susu. Dalam Al-Qur’an, orang-orang beriman di surga akan diberi minuman putih, madu, dan susu.


Maka kita berharap bisa menjadi hamba yang bersih dan suci di tahun baru ini,” ujar Gus Yasin saat memberikan sambutan dalam acara Salat Isya Berjamaah dan Istighotsah di Gradhika Bhakti Praja, Kamis malam, 26 Juni 2025.


Gus Yasin menjelaskan, susu melambangkan kesucian dan awal yang bersih.


“Kita ingin memulai tahun baru ini dengan warna-warna suci. Harapannya, kita menjadi pribadi yang baik, putih nan suci,” lanjutnya.


Ia juga mengajak masyarakat memaknai pergantian tahun sebagai momentum refleksi atas peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.

“Kita saat ini sedang berhijrah, membawa Jawa Tengah menuju kemakmuran, kebahagiaan, dan kesuksesan. Maka mari kita niatkan dengan dzikir dan doa,” imbuhnya.


Ketua MUI Jawa Tengah, KH Ahmad Darodji, yang turut hadir, mengingatkan agar peringatan tahun baru Islam tidak dirayakan dengan pesta, melainkan dengan istighotsah.


“Kita sambut tahun baru bukan dengan keramaian, tapi dengan istighotsah. Semoga tahun depan kita diberi Allah keberkahan, keamanan, dan kenyamanan,” ujarnya.


Acara yang dihadiri sekitar 400 orang itu juga dirangkai dengan penyerahan bantuan simbolis kepada 11 penerima.


Bantuan tersebut terdiri dari lima bantuan pendidikan masing-masing Rp10 juta, lima paket sembako, serta 19 unit pompa air untuk Kecamatan Sayung, Demak.


Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara ini, termasuk Sekda Jateng Sumarno, para kepala OPD, perwakilan Forkopimda, serta instansi vertikal.


Tausiah, istighotsah, dan doa dipimpin oleh para kiai dan ulama dari berbagai pondok pesantren di Jawa Tengah.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube