Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pentingnya Edukasi Safety Riding Sejak Dini, Cegah Kecelakaan Lalu Lintas di Jawa Tengah

Instruktur memberikan pengarahan kepada pengendara akan keselamatan lalu lintas. (ist)

SEMARANG — Angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Tengah masih menunjukkan tren mengkhawatirkan di pertengahan tahun 2025. Banyak dari insiden tersebut melibatkan pengendara sepeda motor yang kurang memahami pentingnya safety riding. 


Hal tersebut dikarenakan minimnya edukasi keselamatan berkendara sejak usia dini menjadi salah satu akar permasalahan.


Menurut data informal di lapangan, mayoritas pelanggaran lalu lintas terjadi akibat kurangnya kesadaran berkendara dengan aman, baik oleh pengendara pemula maupun yang sudah berpengalaman. 


Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, Oke Desiyanto menerangkan proses pembentukan pemahaman tentang keselamatan seharusnya dimulai sejak anak-anak.


"Ketika anak pertama kali dibonceng motor oleh orang tuanya, di situlah seharusnya edukasi dimulai. Bukan hanya sekadar membonceng, tapi menjelaskan kenapa kita harus pakai helm, kenapa tidak boleh berdiri di atas jok motor, dan kenapa safety gear itu penting," ujar Oke, Senin 28 Juli 2025. 


Tidak mengajarkan anak tentang keselamatan berkendara sejak kecil bisa memicu berbagai dampak negatif, baik secara fisik maupun mental. 


Menurutnya, anak yang tidak dikenalkan pada bahaya lalu lintas cenderung menganggap kecepatan sebagai bentuk ekspresi atau gaya hidup. "Padahal, sedikit kelalaian bisa berujung pada kecelakaan fatal," terangnya.

Selain itu belajar mengendarai motor bukan sekadar tahu gas dan rem. Anak perlu dibekali pemahaman tentang fungsi setiap komponen kendaraan, teknik menikung, pengereman yang benar, dan prediksi bahaya di jalan.


Oke menambahkan anak yang tidak diajari etika berlalu lintas cenderung tumbuh dengan mentalitas individualis saat di jalan. Tidak sabaran, tidak peduli sesama pengguna jalan, dan mengabaikan aturan lalu lintas menjadi kebiasaan yang terbentuk dari kecil. 


"Membekali diri kita dan anak-anak dengan pengetahuan keselamatan berkendara sejak dini itu sama pentingnya dengan mengajarkan mereka membaca, menulis, atau berhitung. Ini bukan cuma soal gimana mereka bisa naik motor, tapi bagaimana mereka bisa pulang ke rumah dengan selamat," tegas Oke.


Edukasi safety riding tidak hanya tanggung jawab instruktur atau komunitas otomotif. Orang tua dan institusi pendidikan juga memegang peran besar. Mengintegrasikan pemahaman tentang keselamatan berkendara ke dalam pelajaran pendidikan karakter atau kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi langkah awal.


"Langkah kecil seperti mengenalkan helm sebagai perlindungan wajib, mengajak anak menonton video edukatif tentang lalu lintas, atau menjadi teladan dalam berlalu lintas, bisa membentuk kebiasaan positif yang melekat hingga dewasa," ujarnya. (SUL)


Tips & Trik Motor Honda, #Cari_Aman, Safety Riding, Astra Motor Jateng, Honda Jateng

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube