SALATIGA — Pemkot Salatiga merilis lima OPD dengan capaian terendah realisasi keuangan dan fisik terhadap target bulan bersangkutan.
Kelimanya adalah, Inspektorat, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Dinas Perdagangan, Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Hal ini diungkap Kepala Bagian Pembangunan Setda Kota Salatiga, Siti Nur Solikhah saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Tingkat Kota Triwulan III Tahun 2025 di Lantai 2 Sekretariat Daerah Kota Salatiga, Kamis 16 Oktober 2025.
Dijabarkan Siti Nur Solikhah, selain lima OPD dengan capaian terendah juga terdapat lima OPD dengan capaian tertinggi berdasarkan Nilai Rataan Bulanan.
"Lima OPD dengan capaian tertinggi adalah, Dinas Sosial, Kecamatan Sidomukti, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpersip), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," ungkapnya.
Sementara, menanggapi laporan tersebut, Wali Kota Robby Hernawan menekankan pentingnya semangat dalam menghadapi tantangan anggaran serta perlunya keseimbangan antara belanja dan peningkatan pendapatan daerah.
"Menghadapi problematik anggaran ini kita harus tetap bersemangat. Terkait dengan evaluasi pengendalian operasional tingkat kota Triwulan III Tahun 2025, ada beberapa hal yang perlu disikapi, salah satunya peningkatan belanja pegawai yang tidak bisa dihindari," bebernya.
Karena itu, ia menghendaki, harus memikirkan tidak hanya aspek belanja, tetapi juga bagaimana meningkatkan pendapatan daerah.