Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pelajar 17 Tahun Jadi Korban Pembacokan di Semarang Selatan, Usai Nonton Balap Liar

Petugas amankan barang bukti sajam di lokasi pembacokan di Semarang Selatan.

SEMARANG — Seorang pelajar 17 tahun menjadi korban aksi pengeroyokan dan pembacokan di Jalan Sompok Lama, Semarang Selatan, pada Rabu dini hari (9 Juli 2025). Korban bernama Karisma Riski Inova, asal Sendangmulyo, Tembalang, Kota Semarang.


Menurut Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Sucipto, insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 02.50 WIB. Saat itu, korban bersama teman-temannya baru saja pulang usai menonton balapan liar di sekitar Jalan Dr Cipto, Semarang.


"Sesampainya di depan Klinik Pratama Cita Sehat, Jalan Sompok Lama No 70, korban tiba-tiba dicegat oleh sekelompok orang tidak dikenal, jumlahnya diperkirakan 15 hingga 20 orang," jelas Kompol Sucipto dalam keterangan tertulis yang dikutip Rabu 9 Juli 2025.


Gerombolan pelaku langsung menendang motor korban dan rekannya hingga terjatuh. Setelah itu, korban dianiaya secara brutal, mengalami luka bacok di kepala kiri, tangan kanan, dan patah tulang di kaki kirinya.


Saat ini, korban menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Wongsonegoro (RSWN) Semarang.

Pihak kepolisian langsung bergerak cepat usai menerima laporan masyarakat melalui aplikasi layanan pengaduan.


Petugas segera mengamankan lokasi dan mengumpulkan keterangan dari saksi, mayoritas adalah pelajar yang merupakan teman korban.


Mereka mengaku sebelumnya sempat nongkrong dan bermain game sebelum diajak korban menonton balapan liar.


"Kasus ini masih kami selidiki. Kami bekerja sama dengan Satreskrim Polrestabes Semarang dan tengah mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku," tegas Kompol Sucipto.


Hingga saat ini, motif penyerangan masih belum diketahui, dan pihak berwajib terus mendalami kasus ini.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube