Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Panen Berujung Duka, Suami Istri Lansia di Demak Tewas Terseret Arus Sungai

DEMAK — Warga Desa Kembangan, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, digemparkan dengan peristiwa tragis yang menimpa sepasang suami istri lanjut usia. Pasangan tersebut ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Tuntang saat hendak memanen timun suri, Kamis (23/10/2025) sore.


Dua korban diketahui bernama Saekul (75) dan istrinya Mualimah (69), warga RT 18 RW 05 Desa Kembangan. Menurut laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Demak, keduanya semula bermaksud memanen timun suri yang ditanam di tepi sungai. Namun, karena arus air cukup deras, keduanya terpeleset dan terseret aliran sungai.


“Korban rencananya mau memanen timun suri yang mengambang di pinggir sungai. Karena arus deras, keduanya terseret dan tidak bisa menyelamatkan diri,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Demak, Suprapto, saat dikonfirmasi, Jumat (24/10/2025).


Setelah semalaman tidak pulang, keluarga korban bersama warga setempat melakukan pencarian pada Jumat pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Upaya itu membuahkan hasil ketika jasad Mualimah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pinggir sungai. Tak lama kemudian, sekitar pukul 07.30 WIB, jasad Saekul ditemukan di pintu air Karangrejo, Bonang, berjarak sekitar 300 meter dari lokasi awal kejadian.


“Kami menerima laporan dari perangkat Desa Kembangan pukul 07.00 WIB. Tim TRC BPBD langsung menuju lokasi bersama Polsek, Koramil, dan Puskesmas Bonang untuk melakukan assessment dan evakuasi,” jelas Suprapto.

Sementara itu, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Demak, Agus Sukiyono, menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut. 


“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika arus sedang deras,” katanya.


Dari hasil assessment BPBD, tidak ada kerugian materiil dalam kejadian ini. Kedua korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.


BPBD Demak mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati ketika berada di area sungai, terutama saat kondisi air meningkat akibat curah hujan tinggi. Kewaspadaan menjadi kunci untuk mencegah jatuhnya korban jiwa di kemudian hari.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube