Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Omar Bule, Pembalap Cilik Asal Kota Semarang Kuasai Honda CBR 250cc, Bidik Go Internasional

Omar Bule (11) pembalap cilik Kota Semarang dengan menunggangi Honda CBR 250cc berlatih di sirkuit Mijen untuk menuju kejuaraan Internasional melaluia Astra Honda Astra Honda Racing School. (Wahyu Sulistiyawan)

SEMARANG — Di usianya yang baru 11 tahun, Omar Asyfaq atau yang akrab disapa Omar Bule telah mencuri perhatian di dunia balap motor. Bocah asal Kedungmundu, Tembalang, Kota Semarang ini piawai mengendalikan Honda CBR 250cc di lintasan, membuatnya disegani lawan-lawannya.


Sore itu di Sirkuit Mijen Semarang, tubuh mungil Omar tampak menyatu dengan motornya. Mengenakan seragam balap biru muda, ia menempelkan tubuh ke tangki motor, lutut nyaris menyentuh aspal saat menikung tajam. Nomor 22 yang tertera di motornya adalah angka pilihan dari tanggal lahirnya.


"Latihan dari pagi sampai sore, empat sampai lima sesi. Satu sesi bisa 15 putaran," ujar Omar kepada diswayjateng di pit area, Sabtu 9 Agustus 2025.

 

"Saya nggak pernah tegang di lintasan, malah sering nyanyi di dalam helm supaya tetap fokus," tambahnya sambil tersenyum.


Omar mulai menekuni dunia balap sejak masih TK, saat pertama kali mencoba motor Mini GP. Dari lomba lokal, ia menapaki jenjang kejuaraan daerah (Kejurda) dan provinsi (Kejurprov), mengoleksi podium demi podium.


Salah satu lawan terberatnya diakui berasal dari Yogyakarta, kota yang punya fasilitas latihan lebih lengkap. Untuk terus mengasah skill, Omar berlatih di berbagai lokasi bergengsi seperti Sentul Donny Racing School, Tasikmalaya bersama Oky Ristan, hingga privat di Gunung Kidul bersama Mouns. Salah satu momen terbaiknya adalah bertanding di Sirkuit Mandalika.

Target terdekatnya adalah lolos seleksi Astra Honda Racing School, pintu menuju karier balap internasional. Mengidolakan Marc Marquez dan Fabio Quartararo, Omar bercita-cita mengibarkan bendera Merah Putih di ajang dunia.


Perjalanan Omar tak lepas dari dukungan sang ayah, Fuad Khudlori. Perkenalan Omar dengan dunia balap dimulai pada 2019, saat mereka menonton Mini GP di Boyolali. Sejak itu, prestasi demi prestasi diraih hingga akhirnya direkrut tim balap Honda Laturama di akhir 2021.


"Selama semangatnya tinggi dan prestasinya terjaga, kami akan terus dukung," tegas Fuad.


Selain balapan, Omar menjalani program latihan fisik tiga kali seminggu. Dukungan dari sekolah pun penuh, bahkan trofi yang ia menangkan kerap diserahkan ke sekolah sebagai bukti bahwa balapan adalah prestasi, bukan aksi ugal-ugalan. Prestasinya membuat Omar masuk daftar atlet IMI Kota Semarang kategori Power Pro 2026.


Meski sudah piawai di lintasan, Omar tetap dilarang membawa motor di jalan raya. Menurut Fuad, keamanan sirkuit jauh lebih terjamin dibanding jalan umum. Untuk aktivitas sehari-hari, Omar lebih memilih naik sepeda atau dibonceng ayahnya.


Dengan dedikasi, disiplin latihan, dan dukungan keluarga, Omar Bule kini menjadi salah satu pembalap cilik Indonesia yang berpeluang menembus panggung balap internasional.(SUL)

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube