UNGARAN — Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79, Polres Semarang menyambung pipa air bersih di Dusun Ngrawan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang sepanjang 1,5 kilometer.
Rangkaian acara memeriahkan Hari Bhayangkara ke 79 ini dibalut Bakti Sosial di Lereng Gunung Merbabu, Rabu 25 Juni 2025.
Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK., MSi., Wakil Bupati Semarang Dra. Hj. Nur Arifah, Direktur PDAM Guswahid Hidayat ST. M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Semarang Dapil Getasan Rizka Dwi Prasetyo, serta Forkopimcam Getasan. Tampak pula, tokoh masyarakat setempat.
Kades Ngrawan Lungguh Wahono mengucapkan terimakasih kepada Polres Semarang yang telah menginisiasi penyaluran air bersih.
"Kepada Pemerintah Kabupaten Semarang, kami menyampaikan terimakasih telah memberikan fasilitas. Sehingga air dari sumber mata air bisa sampai ke warga," ungkap Lungguh Wahono.
Ia mendoakan, bantuan penyambungan pipa air ini menjadi barokah bagi warganya, Polres Semarang dan Pemerintah Kab. Semarang.
Dan sebagai abdi masyarakat, ia yakin kegiatan bakti sosial ini wujud Polres Semarang memperhatikan warga khusunya terkait kebutuhan dasar yaitu air bersih.
Sementara, Kaporles Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK turut menyampaikan terimakasih kepada Pemkab. Semarang, dalam hal ini PDAM Tirta Serasi.
Pasalnya, penyambungan tersebut telah dibantu Pemerintah Kab. Semarang dalam hal ini PDAM Kab. Semarang yang memfasilitasi kegiatan penyaluran air sepanjang 1.5 Km ini.
"Kami atas nama institusi, menyampaikan terimakasih kepada warga Desa Ngrawan yang ikut membantu pemasangan pipa sepanjang kurang lebih 1.5 Km dari sumber mata air menuju ke desa Ngrawan," ucapnya.
Yang mana, lanjut dia, kegiatan ini sebagai wujud Polri untuk masyarakat serta rangkaian HUT Bhayangkara ke 79.
Kapolres mengaku, dirinya meneladani sifat air dimana memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar.
"Meneladani air, merupakan pedoman bagi jajaran Polres Semarang untuk bermanfaat bagi masyarakat," tambahnya.
Kegiatan baksos dilanjutkan membuka saluran air secara simbolis oleh Kapolres, Wakil Bupati, Anggota DPRD, Kades serta Forkopimcam Getasam dari kran bak penampungan 1500 Lt.
Dimana bak tersebut sebagai penampung air dari sumber selanjutnya disalurkan ke rumah rumah warga.